Broken Home

Broken Home

  • WpView
    Reads 618
  • WpVote
    Votes 125
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Oct 4, 2021
Kita pernah mengalami sakit, mengalami depresi, mengalami yang namanya Pedih perih dalam hidup, sekali lagi kukuatkan diriku untuk selalu terlihat bahagia, dan ternyata aku tidak bisa seperti itu, air mataku selalu bercucuran tak menentu, tuhan andai saja aku tidak lahir, aku pasti tidak menderita seperti saat ini, hidup sendiri, tanpa kasih sayang. Ayah yang hanya mementingkan perempuan lain, yang tidak sayang lagi dengan anak satu-satunya. Update cerita setiap hari selasa-kamis-sabtu. Jangan lupa beri vote, koment, dan baca yah. attention !!!!!!!⛔ Dilarang mengcopy paste isi cerita ❎apalagi sampai mengambil tanpa izin isi dari cerita ini. Dilarang berkomentar kotor tentang isi cerita, apalgi sampai membaca kata-kata yang tidak sesuai ❎ Ini cerita mengandung unsur-unsur yang tidak boleh dibaca oleh anak dibawah umur ❎ Terimakasih.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • DELIA & WISNU [Completed]
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • False Hopes
  • Ad Meliora || END✓
  • Javas Drexzer [END]
  • MIKHAYLA (HIATUS)
  • Anak DESA ✔
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]

Ketika kau terlahir dan menemukan dirimu sangat-sangat dibenci oleh keluargamu sendiri. Kau pasti akan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa aku dibenci? Kesalahan apa yang telah kuperbuat hingga mereka membenciku? Gadis dengan bola mata birunya itu ternyata tidak terlahir dengan takdir yang bagus. Ia harus bersabar menghadapi semua lelucon takdir hingga menunggu kapan semua ini berakhir. Hanya itu yang bisa ia lakukan 'Menunggu yang namanya indah pada waktunya' Namun tak ayal semua yang ia tunggu tak pernah kunjung memberikannya sepercik harapan. Hanya ada sebuah kekosongan yang semakin lama terus melebar. Membuat dirinya hanya diam di jurang yang sama, hingga membiarkan jurang itu semakin lama semakin mendalam. Membuat dirinya terjabak, kembali lagi menunggu sepercik harapan untuk mengeluarkannya Tetap tersenyum walaupun lukanya kian bertambah. Tak suka jika harus orang terkasihnya mengetahui masalahnya. Walaupun gadis itu sadar bahwa masalah ada untuk diselesaikan Bersama, namun dikasusnya Ia hanya ingin menyelesaikannya seorang diri Bagaimanapun juga ia lebih memilih menjadi sebuah lilin yang membakar habis dirinya untuk kebahagian orang lain. Dari pada harus menjadi kobaran api yang merusak semuanya Thanks for reading guys Kalau penasaran yuk baca ceritanya. Jangan lupa like and comment. Byee

More details
WpActionLinkContent Guidelines