Story cover for Hai, Jen! by Curahkata
Hai, Jen!
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jul 19, 2021
"Kita memang dipersatukan oleh perbedaan. Tangan yang merangkul dan menggenggam membuat kita sadar, bahwa hidupmu dan hidupku memang akan terus berjalan."

"Kita peduli dengan cara yang berbeda."

"Aku punya kekurangan."

"Bukankah kita sahabat?"


Cerita ini akan membawa kita ke rangkulan persahabatan dan harmonisasi keluarga. Bagaimana caramu menempatkan diri dan menerima takdir yang mungkin sesuram PH dadakan. Dan seberapa keras perjuanganmu untuk meraih impian.

"Kamu menolakku?" Rajendra mengelus surai gadis itu yang terdiam menunduk.

"Ndak papa Sonia." Dia tersenyum.

"Masih ada esok untuk berjuang dan menarikmu kembali." Rajendra menggenggam tangan Sonia. "Sampai kamu menerima dan kita bersama." Yakinnya bersungguh-sungguh.


©StoryDwiisel
All Rights Reserved
Sign up to add Hai, Jen! to your library and receive updates
or
#11firman
Content Guidelines
You may also like
 𝟕 𝐑𝐚𝐠𝐚 𝟏 𝐑𝐚𝐬𝐚 || 𝐄𝐍𝐇𝐘𝐏𝐄𝐍 [𝐎𝐧𝐠𝐨𝐢𝐧𝐠] by nAlzZ_
10 parts Ongoing
•_________• Bercerita tentang keluarga heksa. sedari kecil mereka di tinggal oleh ayahnya, namun ketika mereka beranjak dewasa sang ibu turut meninggal kan mereka. dengan terpaksa heksa harus bekerja untuk menghidupi kebutuhan hidupnya dan adik adik nya. di saat suasana rumah mulai menghangat tanpa di sadari orang tua mereka kembali... ....bukan untuk memberikan kasih sayang namun untuk merebut semua milik heksa, mulai dari karir, harta hingga adik adik yang dia sayangi satu persatu adik heksa pergi meninggalkannya, apakah dia sanggup menerima itu semua? . " Sialan kalian semua! Kenapa waktu heksa butuh kalian, kalian pergi gatau kemana. Tapi sekarang kalian datang cuma buat ngambil kebahagiaan heksa!" . " Aka sayang mama, aka boleh nggak minta peluk sama mama?" . " Ran bakal tetep nge jaga Ricky, ran gak peduli kalo mama atau ayah mau mukul ran!" . "Jefran udah ga mau percaya kalian." . " Gua mohon kali ini aja bang, kita nyoba kasi kesempatan buat mereka, ya?" . " Sorry, tapi jeff lagi ga mood maafin kalian" . " Kenapa sekarang mama dateng di hadapan iky? Dulu mama kemana aja? Waktu kita butuh mama, mama ilang ilangan. Sekarang mama dateng waktu butuh doang? Iky udah muak sama ucapan mama yang gaada buktinya itu!" kalau tertarik di baca yaaww(⁠~⁠ ̄⁠³⁠ ̄⁠)⁠~ _____________ ini book pertama aku, kalo gak sesuai ekspektasi ya maaf🙏 happy reading 📚 >⁠.⁠< ☆ ................. ☆
You may also like
Slide 1 of 8
KARAFERNELIA  cover
Aku Ingin Bercerita  cover
Not Your Fault [SELESAI] cover
Cahaya Redup [END]✓ cover
Your Home [COMPLETE] cover
[ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun cover
 𝟕 𝐑𝐚𝐠𝐚 𝟏 𝐑𝐚𝐬𝐚 || 𝐄𝐍𝐇𝐘𝐏𝐄𝐍 [𝐎𝐧𝐠𝐨𝐢𝐧𝐠] cover
𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛 cover

KARAFERNELIA

48 parts Ongoing

Cerita ini menggambarkan perjalanan emosional Bryan dan Alesha serta dampaknya pada anak-anak mereka, menggambarkan kebahagiaan di tengah kesedihan dan harapan untuk masa depan. .... Raka berdiri di tengah kamar, wajahnya merah dan napasnya memburu. "Lu mending keluar dari kamar gue sekarang juga! Lu cuma ganggu gue, tau nggak? Bicara yang penting-penting aja, jangan cuman bikin ribut!" ujarnya dengan emosi memuncak. Bian, yang sudah lelah dengan suasana tegang, menjawab dengan nada kesal, "Biasa aja napa sih? Iya, iya, gue keluar. Gue nggak akan ganggu lo lagi." Dengan geram, Bian membuka pintu dengan keras dan menutupnya sampai bergetar. Kamar itu kini hening. Raka berdiri diam, meresapi kesunyian yang menggigit. Di sudut kamar, dia membiarkan air mata menetes perlahan, wajahnya tersembunyi di balik tangan. Dalam isak tangisnya, dia berbisik, "Gue nggak benci, gue cuma kangen. Gue pengen banget ngerasain pelukan dari sosok ayah, tapi dia udah punya keluarga sendiri, jadi gue nggak bisa ganggu dia." Raka merasa frustasi dan terpuruk, merasakan setiap detik beratnya kepergian dan kekosongan yang ditinggalkan. Seperti jejak langkah yang meninggalkan bekas, kenangan itu terus menghantui dan menyisakan luka dalam hati.