Sepotong Martabak Keju

Sepotong Martabak Keju

  • WpView
    LECTURAS 2
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jul 19, 2021
WpInfo
No ficción
Dengan buru-buru Chika melahap martabak yang diberikan oleh neneknya itu, mulut kecilnya belepotan dengan keju dan susu yang masih lumer di mulut. Martabak dingin yang biasa dia makan pagi hari itupun sisa keluarga om nya saja terasa sangat nikmat, apalagi yang masih hangat seperti ini, tentu saja tidak Chika tunda untuk menghabiskannya. Martabak baginya merupakan makanan yang sangat mewah, Karena jarang sekali kedua orang tuanya memberikan martabak keju kesukaan itu.
Todos los derechos reservados
#5
30harimenulis
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Heart Attack
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)
  • guruku adalah kekasihku (chikara)
  • [BL] Melarikan Diri dari Kelaparan dengan Luar Angkasa: Berubah menjadi Saudara
  •           baby Toya
  • [END] Saya Bertani dan Memasak Makanan Lezat di Zaman Kuno

Hai dear!! Ini novel ku yang 😊 Ceritanya perselingkuhan dan CEO t !!! Disini tokoh nya lebih melow dan lebih anggunly 🥰 " Kamu itu nyadar gak sih?" Bentak Bu Mega " Ta..tapi ma aku ingin ikut sekali ini saja" rengek kinta sambil memelas dan meng iba di kaki Bu Mega. Namun dengan angkuh nya Bu Mega menendang kinta hingga tubuh tambun nya terjerembab ke lantai " kamu itu udah gendut , kucel dan bau bumbu dapur lagi , saya malu kalau bawa kamu! , saya malu! Lebih baik kamu masak di dapur sana buat makan malam " Bu Mega kembali membentak kintany sambil menunjuk kedapur " ma.. sekali ini saja! Ma saya juga mau ikut nanti kinta masak yang enak untuk mama" kinta kembali merengek tanpa putus asa dia memelas kepada ibu mertuanya itu " sekali ngak tetap ngak tetap ngak kinta , pergi kedapur sana ...! " Usir Bu Mega , kinta dengan pelupuk mata yang telah menggenang berjalan menuju dapur. Yang tanpa ia sadari keluarga itu sedang menghadiri pernikahan orang yang sangat spesial bagi nya..... Mau tau kelanjutan nya yuk baca yuk dan jangan lupa kasih saran nya biar author semangat menulisnya 🤗🤗🤗🤗

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido