Flustern

Flustern

  • WpView
    GELESEN 56
  • WpVote
    Stimmen 6
  • WpPart
    Teile 12
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Aug. 4, 2021
WpInfo
Belletristik
Fantasy
Berita kematian Raja Theleathor merebak dengan cepat. Kabar kematiannya bagai menjadi kebebasan yang ditunggu rakyat bertahun tahun. Bukan tanpa alasan, raja yang telah menjadi tirani dan ketakutan rakyat malam ini telah mangkat. Putra Mahkota, Pangeran Demian, diagungkan seluruh penjuru negeri atas keberhasilannya memenggal kepala ayahnya sendiri. Aneh, namun itulah kenyataannya, Putra satu-satunya Pangeran Demian diangkat menjadi Putra Mahkota. Elgaar Chernosta, Pria brengsek yang memenggal kepaala ayahku tepat di depan mataku.
Alle Rechte vorbehalten
#3
allan
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • The Crown Prince's and His Brothers
  • Destiny | [Minsung]✔
  • [BL] The King's Nightmare (Original Story)
  • Darah di Balik Mahkota
  • Who the Real Villain? [2]
  • The NECROMANCER

🚨SLOW UPDATE🚨 Aku ingat terakhir kali adalah aku sedang membaca sebuah novel dan kemudian terlelap karena lelah. Dan saat bangun aku malah ada didunia lain!? Bukan hanya itu, aku juga adalah seorang PANGERAN?! Lelucon apa ini???!!!! Novel "The Death of The Crown Prince" adalah sebuah novel biasa yang mengisahkan tentang seorang putra mahkota yang mati dibunuh oleh keenam saudaranya. Sebuah novel klasik tentang putra mahkota kejam dengan sedikit bumbu romansa didalamnya. Dan kini... aku yang menjadi putra mahkota itu!? Tidak! Aku harus menghindari kematianku. Akan kubuat hubunganku dengan keenam adik putra mahkota ini kembali membaik. . . . . "Kalian sudah makan? Ayo makan bersama." -Putra Mahkota, Halilintar. "Ada yang aneh dengan kakak pertama, dia memang masih dingin, tapi, kenapa tiba-tiba dia perhatian sekali?" -Pangeran Kedua, Taufan. "Putra mah- maksudku Halilintar, kakak baik-baik saja?" -Pangeran Ketiga, Gempa. "Gila! Kakak pertama tiba-tiba jadi baik dan perhatian!" -Pangeran Keempat, Blaze. "Dia tiba-tiba memberikanku selimut bulu beruang yang terkenal itu?" -Pangeran Kelima, Ice. "Kakak benar-benar memberikan paviliun itu untukku?" -Pangeran Keenam, Thorn. "Kakak pertama jadi gila, dia baru saja tertawa karena warna ramuanku!?" -Pangeran Ketujuh, Solar.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien