We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ZAZA
  • WpView
    Reads 283
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 4, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Tara mengambil tangkai Bunga Mawar yang sudah tidak memiliki kelopak, semua kelopak Bunganya habis berjatuhan tidak tersisa satu pun. Tara melangkah ke arah Anza dan berhenti tepat di depannya lalu menatap Anza dengan seksama "Kata kamu, masalah itu seperti kelopak Bunga Mawar, Za?" Tanya Tara dengan sedikit tidak yakin. Anza mengangguk dan mengambil tangkai Bunga yang sudah tidak memiliki kelopak tersebut lalu membalas tatapan Tara "Iya, akan habis pada masanya dan akan ada lagi, semuanya akan terulang kembali tapi dengan masalah yang berbeda" Tara mengangguk, sedikit paham dengan apa yang Anza katakan. "Lalu, bagaimana dengan laki-laki yang selalu ada di mimpi aku tapi aku gak tau namanya, apa orang itu bener-bener ada? Kalo ada, akan menjadi masalah baru atau menjadi kunci dari semuanya?" Anza tersenyum lalu menjawab pertanyaan Tara "Ra, aku bukan tuhan yang tahu semua jalan cerita kamu, bahkan jalan cerita aku sendiri aja gatau. Kita lihat kedepannya akan kaya gimana ya? Dan apapun yang terjadi nanti, tetap menjadi Tara yang selalu menyelesaikan masalah tanpa menunda ya?" Pinta Anza. Tara mengangguk dan memeluk Anza dengan sangat erat. /selamat membaca semuanya, semoga suka ya/
All Rights Reserved
#236
mawar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUNGKAM
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • ADYRA
  • Maaf' (Revisi)
  • HE IS MY MINE!
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • tentang sebuah rasa
  • F dan Z  ( and )
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
BUNGKAM

Kiana Zulfa Zahira nama yang indah tapi tidak seindah kisah hidupnya Mulai dari kekerasan, dibanding²kan, harus selalu mengalah, bahkan sampai di bully harus dia terima. "Berhenti ayah sakit hiks...hiks... jangan pukul kiana lagi, kiana janji gak nangis lagi hiks..."ucap kiana. "Kalau ayah masih denger tangisan kamu, nanti ayah kunciin kamu dikamar mau?"tanya ayahnya. "Enggak ayah kiana janji gak akan nangis lagi"balas kiana yang tidak berani menatap ayahnya. 🌹🌹🌹🌹🌹 "Kalau orang lagi ngomong itu dijawab bukan malah ditinggal"ucap Laras. Saat kiana ingin bangun kaki Laras lebih dulu mendarat diatas tangan kiana tentu kiana meringis kesakitan. "Awsss, sakit Laras"ucap kiana. "Sakit ya yudh kalau gitu gw tambahin aja biar makin sakit"ucap Laras. 🌹🌹🌹🌹🌹 "Ayah sudah bilang sama pak Abyan kamu mau menerima pernikahan ini, dan pernikahan kalian akan diadakan seminggu lagi hanya dihadiri keluarga inti"ucap Evan. "Apa kiana punya pilihan yah?"tanya kiana. "Terima atau keluar dari rumah ini dan jangan pernah anggap saya sebagai orang tua kamu lagi"jawab Evan. Dipaksa bungkam oleh keadaan yang menyakitkan 🌹🌹🌹🌹🌹 "Dipaksa diam dan tidak boleh melawan" Kiana Zulfa Zahira🥀

More details
WpActionLinkContent Guidelines