LawDoctor

LawDoctor

  • WpView
    Прочтений 176
  • WpVote
    Голосов 0
  • WpPart
    Частей 9
WpMetadataReadВ процессе1h 3m
WpMetadataNoticeLast published втр, июл. 2, 2024
WpInfo
Fiction
Social Themes
"A-ara, Z-zean yang kuat..a-abang akan telfon....ambulan" ucapanya terbata-bata, wajah bang Ean sudah penuh luka dari pergelangan tangannya keluar darah, baju kemejanya sudah lecet, banyak percikan darah disana. Zean mengangguk, dibawahnya Ada Ara yang terlentang "tenang Re, kamu kuat ko" Are diam matanya menagis, terasa perih di pelipis kirinya. "terimakasih ya Ra, sudah mengajariku" Ara masih diam, tapi telinganya masih berfungsi. "maaf ya Ra, jika aku nyebelin hehe" lanjut Zean mencoba tersenyum, pipinya kaku tangannya mulai lemas menyangga badan nya, tidak banyak luka di tubuh Zean, hanya saja di nadi kanan nya tertancap pecahan kaca yang menghabiskan cukup banyak darah Zean, itu sudah cukup fatal baginya. "sekali lagi maaf Ra, jika aku tidak bisa menjadi teman mu lebih lama, sakit Ra" rintahan Zean itu cukup membuat Ara bersuara. "kuat ya Ze, jangan pergi" Zean menggelengkan kepalanya "sakit Ra" tangannya bergetar tak kuat lagi menahan tubuhnya. "engga, enggaa Zeannn, bentar lagi ambulan datang" Ara menggeleng tampak cemas, air matanya sudah keluar sejak tadi. Zean tersenyum, bukan senyuman Zean yang biasanya, ini terlihat seperti rintihan "jangan menangis Ra" Air mata Ara tambah deras saat tubuh diatasnya ini mulai bergetar. "Ara" "i-iyaa Zeee" "makasih" tepat saat bibirnya mengucapkan kata terima kasih, tubuhnya ambruk, badanya mulai mendingin, nafas nya sudah hampir tidak terasa, detak jantungnya bahkan sudah melemah. "engga, enggaa Zeann, Zeee" tangisan Ara semakin menjadi, tangannya meraih tangan Zean, menggenggam nya erat "Ze bangun, aku tau kamu bercanda" tangannya terus menggerakkan tangan Zean, tapi tidak ada respon sama sekali, hasilnya nihil, Zean masih dengan keadaan yang sama. .
Все права сохранены
#6
halusinasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Dear My Lope's
  • BUBAR JALAN
  • He's My Malicious Husband Irfan Haneef | COMPLETE
  • 𝐑𝐚𝐡𝐬𝐢𝐚 𝐓𝐞𝐫𝐚𝐤𝐡𝐢𝐫 𝐑𝐚𝐲𝐪𝐚𝐥 ∆ 𝐂
  • Penghulu Bidadariku S2 : Aisyah Humaira
  • THE LAST POWER
  • 𝐔𝐒𝐓𝐀𝐙 𝐃𝐀𝐘𝐘𝐀𝐍 𝐙𝐈𝐐𝐑𝐈
  • 3 Gadis Bunga (Revamp)
  • BENAR UNTUKMU [C]

" Saya mengingatkan kau sekali lagi" Dia menatapku dengan hangat " Sudahlah, itu sudah ku putuskan untuk hidupku" kataku sembari menatapnya " Akan menjadi apa yang kau lakukan nanti? " tatapannya semakin menguat " Saya yakin apa yang sudah saya putuskan, Percayalah padaku " Aku menepuk pundaknya mencairkan suasana. " Saya harap itu akan indah " Dia tersenyum kaku menatapku " Dan aku harap kau yang akan membuatnya indah " Batinku menatapmu Apa yang telah Takdir lakukan kepadaku?. Tentang Kekecewaanyang terjadi untukku seperti badai yang tiada henti menerpa semuanya dan membuatnya hancur. " Tak ada yang salah dari sebuah takdir, yang salah adalah jalan kita untuk menjalaninya, salah menentukan karena amarah, yang akan ber akhir dengan penyesalan"

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту