LawDoctor

LawDoctor

  • WpView
    LECTURES 173
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 9
WpMetadataReadEn cours d'écriture1h 3m
WpMetadataNoticeDernière publication mar., juil. 2, 2024
"A-ara, Z-zean yang kuat..a-abang akan telfon....ambulan" ucapanya terbata-bata, wajah bang Ean sudah penuh luka dari pergelangan tangannya keluar darah, baju kemejanya sudah lecet, banyak percikan darah disana. Zean mengangguk, dibawahnya Ada Ara yang terlentang "tenang Re, kamu kuat ko" Are diam matanya menagis, terasa perih di pelipis kirinya. "terimakasih ya Ra, sudah mengajariku" Ara masih diam, tapi telinganya masih berfungsi. "maaf ya Ra, jika aku nyebelin hehe" lanjut Zean mencoba tersenyum, pipinya kaku tangannya mulai lemas menyangga badan nya, tidak banyak luka di tubuh Zean, hanya saja di nadi kanan nya tertancap pecahan kaca yang menghabiskan cukup banyak darah Zean, itu sudah cukup fatal baginya. "sekali lagi maaf Ra, jika aku tidak bisa menjadi teman mu lebih lama, sakit Ra" rintahan Zean itu cukup membuat Ara bersuara. "kuat ya Ze, jangan pergi" Zean menggelengkan kepalanya "sakit Ra" tangannya bergetar tak kuat lagi menahan tubuhnya. "engga, enggaa Zeannn, bentar lagi ambulan datang" Ara menggeleng tampak cemas, air matanya sudah keluar sejak tadi. Zean tersenyum, bukan senyuman Zean yang biasanya, ini terlihat seperti rintihan "jangan menangis Ra" Air mata Ara tambah deras saat tubuh diatasnya ini mulai bergetar. "Ara" "i-iyaa Zeee" "makasih" tepat saat bibirnya mengucapkan kata terima kasih, tubuhnya ambruk, badanya mulai mendingin, nafas nya sudah hampir tidak terasa, detak jantungnya bahkan sudah melemah. "engga, enggaa Zeann, Zeee" tangisan Ara semakin menjadi, tangannya meraih tangan Zean, menggenggam nya erat "Ze bangun, aku tau kamu bercanda" tangannya terus menggerakkan tangan Zean, tapi tidak ada respon sama sekali, hasilnya nihil, Zean masih dengan keadaan yang sama. .
Tous Droits Réservés
#130
hukum
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • BUBAR JALAN
  • 3 Gadis Bunga (C)
  • THE LAST POWER
  • 1/3 percaya x tidak cinta
  • Penghulu Bidadariku S2 : Aisyah Humaira
  • 𝐑𝐚𝐡𝐬𝐢𝐚 𝐓𝐞𝐫𝐚𝐤𝐡𝐢𝐫 𝐑𝐚𝐲𝐪𝐚𝐥 ∆ 𝐂
  • Reninkarnasi ketubuh gadis malang
  • BENAR UNTUKMU [COMPLETE]

Seminggu..setelah kau pergi..teman silih berganti menghibur..ku, ku dengar dirimu...tak sendiri lagi..iiii. Tuh kan kalian bacanya sambil nyanyi dengan suara khas vokalis kamar mandi (hahaha). oke oke gue nggak lagi nyindir kualitas vokal kalian kok, tapi gue mau ngasih tau aja kadang sebuah lirik bisa mewakili isi hati lho. Yap betul gue memang lagi mencoba untuk move dan on dari genangan masa lalu gue (eh kenangan maksudnya. Gue pernah hijrah ke luar daerah cuman untuk melupakan mantan tapi mau seberapa lama gue pindah tetap saja kenangan akan selalu terbawa karena yang gue lakuin cuman fokus pada cara untuk melupakanya tapi gue lupa untuk mengingat hal apa yang harus gue lupain itu. Di lain sisi gue yakin kok apapun yang terjadi dan gue alami pasti ada maksud dan hikmah yang bisa gue ambil. Heri sahabat sejati gue dari kecil membuat gue mempunyai pandangan lain dalam menyikapi trauma, hal yang sederhana sebenarnya untuk sembuh dari luka yaitu cukup dengan bersahabat dan memaafkan semuanya. Oh ya satu orang lagi yan gue anggep juga berperan dalam perubahan gue, dia adalah Tiara perempuan yang gue kenal di dalam kereta dan lama setelah itu nggak berjumpa malah mengenalkan gue pada sebuah teori kehidupan

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu