BUIH (Kumpulan Puisi Segala Rasa)

BUIH (Kumpulan Puisi Segala Rasa)

  • WpView
    Reads 370
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 23, 2021
WpInfo
Poetry
Goresan aksara yang memuat warna-warni rasa kehidupan. Suatu ketika kita berada di titik terendah maka aksaralah yang menjadi jembatan pengungkapan segala rasa. Mungkin kita diguyur kebahagiaan, aksara yang merekamnya menjadikan sebuah memori yang bisa dijamah lagi. Selamat membaca tulisan yang sederhana dan ala kadarnya. :-)
All Rights Reserved
#22
gejolak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • alxendric and his wounds
  • ASMARALOKA
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • 31 Months for You (Revisi)
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT
  • Dibawah Langit Yang Retak (joongpond)
  • LAKSADEKA
  • Let The Wounds Fade ( TAHAP REVISI)
  • LANGIT TERBELAH CAHAYA PURNAMA

senyuman itu tawa manis itu tingkah laku itu dia merindukannya,dia obatnya,gadis penyuka mawar merah,berpisah sedari kecil membuat lukanya tak terobati hingga saat ini menangis?tertawa?tersenyum?bahagia? itu tak pernah ada lagi dalam rumus Al,semuanya gelap,tidak ada sahaya,berlari sejauh mungkin,hanya kekosongan yang ada,mental sudah hancur,tak ada sedikit titik kebahagiaan,gelap,jauh tanpa ujung. kemana cahayanya pergi?kemana obatnya pergi,dimana dirinya menemukan jalan keluar?.

More details
WpActionLinkContent Guidelines