Treasure,Throne and Love

Treasure,Throne and Love

  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 64
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 3, 2021
Aku tau dia itu denganku bagaikan langit dan bumi, tidak pernah bersatu bahkan mendekat tetapi masih dalam satu planet,Oke mungkin aku harus memberikannya nilai 90 dari 100, Knp? Karena dia nyaris sempurna. Ayahnya seorang CEO diperusahaan besar, Sedangkan Ayahku hanya seorang pedagang kecil-kecilan.You know lah kita itu benar-benar jauh, Tapi entah kenapa dia selalu mendekatiku bahkan pernah menyatakan perasaannya kepadaku.Jujur aku adalah seorang penulis Novel, Bohong jika aku tidak balik menyukainya...Andai saja dunia ini tidak dibatasi oleh Kasta,Harta, dan Tahta mungkin aku dan dia sudah jauh lama bersama. Namaku, Indira Kalish Nayara. Namanya adalah, Ersan Dirga Winata. Update diperkirakan setiap Sabtu-minggu ya... jangan kemana-mana
All Rights Reserved
#65
harta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jovanka dan Abang Kembar
  • Hot My Boss(✔)
  • Alpha's Enigma {WinnySatang}
  • mutualisme wedding(On Going)
  • Tak Sejalan
  • 𝔼𝕊𝕋𝔸𝔽𝔼𝕋 𝕋☠️𝕏𝕀ℂ [ Re-up. New version ]
  • She is Love
  • Beyond Perfection

Hendra dan Narendra Dewantara terlahir dengan beban yang tak mereka mengerti. Sejak kecil, mereka harus mendengar bisikan-bisikan bahwa mereka adalah anak pembawa sial. Namun, di balik semua itu, mereka masih memiliki kasih sayang dari kedua orang tua mereka-setidaknya hingga bayi kecil itu lahir. Jovanka, adik bungsu mereka, hadir ke dunia dengan membawa perubahan besar. Kehadirannya mengubah segalanya. Orang tua mereka, Dewantara dan Cinthya, yang dulu begitu menyayangi mereka, perlahan menjauh. Semua perhatian, semua kasih sayang, semua harapan yang dulu diberikan untuk mereka, kini hanya tertuju pada satu sosok-Jovanka. Hendra dan Narendra tumbuh dengan kebencian yang tak mereka pahami. Bagi mereka, Jovanka adalah alasan mereka kehilangan orang tua. Bayi mungil itu adalah penyebab semua kehancuran. Maka, tanpa sadar, mereka ikut menjauh. Mereka membiarkan adik mereka tumbuh sendirian dalam dingin, tanpa pelukan hangat seorang kakak. Namun, waktu mengajarkan mereka banyak hal. Perlahan, kebenaran terungkap. Luka yang selama ini mereka kira milik mereka saja, ternyata juga terukir dalam diri Jovanka. Dan saat mereka menyadari itu, sudah terlambat. Adik mereka telah berjalan terlalu jauh dalam gelap, terjebak dalam luka yang tak pernah mereka lihat. Kini, di antara penyesalan dan keinginan untuk menebus segalanya, Hendra dan Narendra berjanji. Mereka tidak akan membiarkan Jovanka menghadapi semuanya sendirian lagi. Tidak peduli berapa banyak duri yang harus mereka lalui, tidak peduli seberapa terlambat mereka menyadarinya-mereka akan memastikan adik mereka tidak lagi merasa sendirian. Namun, apakah cinta dan penyesalan cukup untuk menyembuhkan luka yang telah terukir begitu dalam? Ataukah semua ini sudah terlambat? Karena tak peduli seberapa besar keinginan mereka untuk melindungi, pada akhirnya hanya ada satu pertanyaan yang harus dijawab: apakah seorang pangeran yang telah kehilangan mahkotanya masih bisa menemukan rumahnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines