Married with ketua BEM

Married with ketua BEM

  • WpView
    Reads 584
  • WpVote
    Votes 146
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 3, 2021
(FOLLOW DULU SEBELUM BACA!! Cover by©Pinterest Bagaimana jadinya jika seorang mahasiswi cantik dijodohkan dengan ketua BEM yang super duper dingin,jutek,irit bicara tapi tampan. Senang? Sedih? Takut? Bimbang? Aluna Zeanna Capella, seorang mahasiswi berparas cantik disalah satu universitas ternama di Indonesia. Sifat yang ceria,humoris,dan jangan lupakan sifat barbar serta cerobohnya yang mampu membuat siapa saja gemas melihatnya. Gavian Ravangga Narendra, Mahasiswa tampan yang menjabat sebagai ketua BEM. Dingin,ketus,irit bicara tetapi tegas, membuat Gavian disegani banyak orang, tak terkecuali dosen-dosen wanita. Bagaimana kah jika kedua insan yang memiliki kepribadian bertolak belakang tersebut disatukan? Penasaran?yuk mampir,gasuka?skip aja sayang Note:Cerita ini murni hasil haluan saya sendiri!!jika ada kesamaan unsur alur,tokoh,dll sayamohon maaf FOR PLAGIAT:DONT COPY MY STORY
All Rights Reserved
#232
youngmarriage
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senandi Rasa
  • Hi, Pak Dosen!
  • PRESMA ZONE
  • Orang Ketiga
  • MAS DOSEN ITU SUAMIKU
  • My Innocent Girl [Tamat]
  • Alan Allana | Lee Jeno✔
  • ARKANZA
  • Es Balok Unjuk Rasa ✔ TERBIT
  • HELLO, MY TUTOR! [COMPLETED]

[Bab tidak lengkap, untuk baca lengkap silakan ke Karya Karsa] "Kalau ada satu hal yang ingin aku lakukan, itu adalah mempertahankanmu. Sayangnya, aku tidak bisa, entah karena keadaan atau karena takdir yang tak terelakkan." Selama delapan belas tahun hidup di dunia, baru kali ini Berlin Ghazefa Lifen Soekotjo merasa tidak senang dengan pujian yang orang berikan. Entah karena dia merasa satu persatu hal di dalam hidupnya menjadi kebohongan atau karena calon ketua BEM kampusnya yang menilainya tidak ada bagus-bagusnya. Setidaknya hanya itu yang mampu menjadi alasan kebimbangan Berlin. Terkadang Berlin ingin meledakkan isi kepalanya yang penuh dengan bantahan atas tuduhan-tuduhan tidak jelas dari lelaki yang "katanya" akan menempati tahta tertinggi di kampusnya, Univeritas Indonesia. Jujur, Berlin ingin bersikap apatis saja. Tapi makin hari, semakin ia berusaha bersikap masa bodoh maka semakin jauh juga keterkaitannya dengan calon ketua BEM itu, Gerhana Sabrang Asegaf-lelaki keturunan Aceh-Arab yang jelas berbeda arah dengan dirinya yang merupakan keturunan Tionghoa. Oleh Bella Putri Maharani (Bellazmr).

More details
WpActionLinkContent Guidelines