Degrees and Feelings

Degrees and Feelings

  • WpView
    Leituras 20,164
  • WpVote
    Votos 3,896
  • WpPart
    Capítulos 32
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, dez 29, 2024
[some scenes may a mature content] Tak pernah terbesit bahwa Jenny akan menjadi bagian dari keluarga Duke Bartilotti. Memang, dia berpikir bahwa Mama nya tidak berada pada kata 'standar' tentang paras wajah wanita. Jadi hal itu bukan sesuatu yang amat membingungkan. Gugup dan gembira bersamaan, dia akan bertemu dengan anak laki-laki dari Duke yang kata orang-orang memiliki keahlian berpedang juga memiliki kepala yang berisi banyak sejak kecil. Lambat laun semuanya berjalan, Jaquil Chais Ja Bartilotti memiliki posisi sendiri, sebagai kepala keluarga. Jenny bahkan masih merasa bahwa dirinya tidak pernah sekalipun berbincang-bincang sebagai keluarga sesungguhnya bersama sang Kakak, jadi tiap waktu yang akan dia jalani kedepannya ini tidak mudah. Apalagi Jenny tidak tahu bahwa secara gerak-gerik dia menunjukkan ketertarikan pada sang Kakak. Jaquil tidak bodoh dan bukan nya tidak merasa kepekaan terhadap itu, hanya saja dia terlalu malas memikirkan. Bartilotti di atas segalanya, oh, benarkah? [dedicated to Kim Jennie's fan and Jung Yun-o's fan] not ship them © bricolaime, 2021
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Dua cangkir satu Meja
  • 2 AYDEN ✓
  • FUNNY SAD STORY CALLED DESTINY || ✅ SELESAI ||
  • Terima kasih Imajinasi [end]
  •  𝟕 𝐑𝐚𝐠𝐚 𝟏 𝐑𝐚𝐬𝐚 || 𝐄𝐍𝐇𝐘𝐏𝐄𝐍 [𝐎𝐧𝐠𝐨𝐢𝐧𝐠]
  • Light Of Happiness [✓]
  • Middlemost | ENHYPEN ✔
  • Mellifluous | Spin-off Ethereal [END]

Dua cangkir di satu meja. Salah satunya kopi hitam yang mulai dingin, satunya lagi teh hangat yang baru diseduh. Sama seperti mereka-dua orang yang dulu satu keluarga, kini seperti orang asing di bawah atap yang sama. Dewa sudah terbiasa hidup sendiri. Ia bisa makan mi instan kapan saja tanpa ada yang mengomentari. Bisa pulang larut tanpa ada yang menunggu. Bisa menjalani hari-harinya tanpa merasa harus menjelaskan apa pun kepada siapa pun. Lalu datang ayahnya, yang entah sejak kapan mulai mengatur ulang dunianya. Mengajaknya makan bersama, menyeduhkan teh di pagi hari, bahkan diam-diam mengganti mi instan dengan sesuatu yang lebih bergizi. Dewa tidak mengerti-apa yang sebenarnya diinginkan ayahnya? Kenapa setelah tujuh tahun pergi, kini ia kembali dan bertingkah seolah-olah segalanya masih bisa diperbaiki? Di sisi lain, ada Nira, seseorang yang selalu ada untuknya. Tapi kini, ia merasa semakin jauh. Hubungan yang dulu terasa nyaman perlahan berubah menjadi sesuatu yang penuh pertanyaan. Di antara meja makan yang dulu selalu sepi, dua cangkir yang tak pernah sama, dan sepiring mi instan yang akhirnya tak lagi dimakan sendirian, Dewa harus menghadapi sesuatu yang selama ini selalu ia hindari: apa arti pulang yang sebenarnya? Slow fic Sudah selesai ditulis sampai ending, sudah dipublikasikan pula semuanya. Sebab, aku tidak suka menunggu. Jadi, aku tidak akan membuatmu menunggu. 48 bab secara total. Bacalah jika menurutmu layak dibaca, tinggalkan jika menurutmu membosankan. Terima kasih sudah meluangkan waktumu yang berharga. by Tigajully 2025

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo