Rintik yang Retak

Rintik yang Retak

  • WpView
    Reads 536,602
  • WpVote
    Votes 54,808
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 9, 2022
WpInfo
Non-Fiction
Akulah sang rintik Yang kau paksa retak Tentang Karina yang harus menelan pil pahit yaitu pernikahan kedua suaminya yang justru didalangi oleh Mega, Ibu kandung Karina sendiri. Seakan belum puas Mega terus saja melancarkan-melancarkan cara untuk menghancurkan Karina. Bahkan Mega tak perduli keadaan Karina yang sedang mengandung. Karena bagi Mega yang terpenting adalah membalaskan dendam masa lalunya! Rank #1 Rumah tangga 7 Agustus 2021 #1 Pelakor 7 Agustus 2021 #2 Flashback 8 Agustus 2021 #1 affair 10 September 2021 #1 heart 1 Oktober 2021
All Rights Reserved
#12
poligami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ku Ingin Kau Kembali
  • Foggy Road (Completed 🌻)
  • Stella Story [END]
  • DAN (END)
  • Hidden Pain
  • Garis Luka
  • ZEVLI (K&Q Of Mafia)
  • AUTO JANDA [ TAMAT ]
  • Poliandri (Istri bersuami dua) [Tamat]
  • My Husband Possesive [END]

"Rerin batal gugat cerai, kamu? Karena berhasil kamu tipu?" "Iya. Keluarga aku pintar. Rerin dan keluarganya bodoh, makanya berhasil aku ngelabui dan tipu." "Kejam, kamu!" "Dari pada aku kehilangannya! Keinginan mama ku penuhi, Rerin akan tetap ada dalam hidupku! Ya, lebih baik ku poligami, Ric. Walau yang Rerin tahu, pernikahanku dan Lia hanya pura-pura, padahal... ya.. kamu tau segalanya, Eric." Rerin yang berdiri dengan kue tar di tangannya di samping pintu rumah Eric yang terbuka lebar, bagai tersambar petir mendengar kata demi kata yang keluar dari mulut suaminya dan sahabat suaminya. Tubuhnya dari ujung kaki hingga ujung kepal gemetar hebat. Dan detik ini, kepala Rerin terlihat menggeleng kuat dengan tatapan nanarnya. Tidak ada air mata, karena Rerin berhasil menahannya. Rerin yang... "Saat ini, aku sudah tau kebusukanmu, Sander! Ku janji, di hari ulang tahunmu besok pagi, surat cerai sudah ada di atas meja kerjamu! Ya! aku membuangmu, Sander!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines