Permata [✔]

Permata [✔]

  • WpView
    LECTURAS 5,569
  • WpVote
    Votos 589
  • WpPart
    Partes 30
WpMetadataReadConcluida mar, jul 5, 2022
WpInfo
Fanfic
[Boboiboy Fanfiction 📚 ] Bukan keluarga Boboiboys namanya jika tidak menyimpan sebuah rahasia. Menjalankan rutinitas seperti biasa, para Boboiboy mendapatkan teror di kota tempat mereka tinggal. Beberapa diantaranya adalah pencuri permata yang mengenalkan diri sebagai TNV. Kelompok itu bergerak seakan mengincar mereka bertujuh. Padahal mereka hanyalah remaja yang seharusnya menikmati masa muda. Tidak ada hubungannya dengan TNV. "Kok aku merasa kalau mereka mengincar kita, ya? Apa mungkin karena bang Gem dan Solar yang gak sengaja ketemu mereka?" "Masa? Trus kenapa mereka lepasin bang Gem dan aku kalo memang niatnya mengincar kita?" "Parah, ketua kita bahkan memiliki puluhan kamera yang menempel di setiap tempat." Atau sebenarnya memang ada? . . . . "Untuk apa sebenarnya kita disuruh mencuri benda ini?" "Benda ini istimewa, Bro." _______________________ Warning!! ☡☡ ~>• Fanfic ini asli dari otak kecil ku. ~>• Yang di bawah 14 tahun dihimbau untuk tidak membaca cerita ini. ~>• genre bermacam-macam ~>• menggunakan banyak sudut pandang. ~>• aku seorang pemula. ~>• diharapkan tidak menciplak cerita ini. ~>• semua ini hanyalah khayalan semata. ~>• jangan lupa berikan komen mu~ ^-^-^-^-^-^-^-^-^-^' Silakan~
Todos los derechos reservados
#269
pemula
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Baneblood Brotherhood (hiat)
  • The Destroyed House || Ice Allexan Allvaro [Selesai]
  • si Sulung & si Bungsu
  • Mustahil [Boboiboy Elemental x Reader]
  • Brother In Arms: Resurrection
  • Don't Touch My Book! [THE END]
  • PPM [Para pengusir Makhluk]
  • we will always be with you: Solar
  • Lost Emotions AU
  • In One Bond

[ Fanfiction Boboiboy ] ~ "Sekali tertuduh tetap tertuduh." Malam itu, satu-satunya saksi hanyalah dia. Ia pasrah pada nasib jika orang itu membocorkan segalanya. "Gue tetep dikubu lo!" "Gue pembunuh!" Siapa sangka, bahkan ketika keduanya tidak lagi dekat, orang itu tetap menyimpan semuanya dengan baik. Sampai keduanya sadar, ada bejana yang lebih besar mengintai dari sudut kegelapan yang paling gelap. Remang-remang namun berbahaya, sesuatu berbisa yang menyebabkan huru-hara. Jenis gelap yang membinasakan nafas sampai tidak bersisa, jenis petaka yang membawa badai nestapa dan menggerus habis sisa kewarasan. "Lo yakin kita mampu? Gue udah nggak kuat, gue nggak bisa. Ayo udahin aja, ngaku kalah dan biarin mereka bunuh kita." "Lo gila?! Bayarannya Adik lo! Lo lupa Ice jadi taruhan didepan sana?!" "Terus harus gimana?! Semuanya juga nuduhnya gue yang jadi perkara!" "Makanya jangan nyerah! Yakinin mereka kalo lo cuma korban fitnahan!" Tapi bagaimana? Semuanya terlanjur lebur. Dia hanya memiliki dua pelipur lara, pun salah satunya dirusak habis seperti boneka tidak berharga. Sementara satu lainnya menjadi tameng padahal psikisnya tidak baik-baik saja. Tuhan, ini bagaimana? ~ • Angst, thriller, mental illness, criminal act • 15+ • Just Fanfic • Masa Rombak • Jokes LGBT bertebaran ©Nan4yz_

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido