Go To Smile

Go To Smile

  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 3, 2021
" Kenyangg... " ucap gita menyenderkan punggung kekursi dan mengelus perut nya. Juan mengelus puncak rambut gita, " mau pulang? " tanya juan. Gita menggeleng, " masi mau jajan " ujar gita dengan suara mendayu. Juan terkekeh geli melihat gita yang sedang bermanja padanya, "emng duitnya masih ada? " tanya juan " kan pake duitnya juan " ucap gita polos tanpa dosa. Juan terkekeh ingin sekali dirinya memiliki gita seutuhnya, " udh sore git " ujar juan memperingati. Juan terlalu takut jika sampai larut membawa gita pergi, sebab ia tidak bisa mengontrol dirinya sendiri jika dengan gita, ia takut hal yang tidak-tidak terjadi pada gita karena ulahnya, " pulang yaa.. " pinta juan sambil membenarkan rambut gita yang berantakan. Gita mengangguk lesuh, " tapi beli jajann yaa? " tanya gita dengan raut inginnya. Cerita ini diikutsertakan dalam writing project kimbah pubhliser.
All Rights Reserved
#575
manja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semesta Sementara
  • Call Me When You're Single
  • The Guitarist
  • Na & Liu
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • SAYANG
  • GUNFA
  • LOVE REVOLUTION || JENRINA
  • POLARIS

• Pasti pernah dengar 'kan kalimat "Anak terakhir, pasti dimanjain." Atau bahkan percaya? Jika begitu, biarkan aku sebagai author mengajakmu menyelami kisahnya. Tentang anak lelaki yang sering di deskripsikan sebagai 'anak terakhir yang manja'. Jika bertanya tentangnya, maka aku akan menjawab. Lelaki itu mahir dalam segala hal. Termasuk dalam mengukir topeng di wajahnya pun, ia sangat mahir. Seharusnya orang-orang terdekatnya sadar, sejak awal... lelaki itu tidak pernah dalam keadaan baik-baik saja. "Karena Bunda, Jias merasakan Semesta. Walau hanya untuk sementara. Terimakasih dan maaf dari Jias untuk Bunda." -Kalimat penuh luka yang diucapkan oleh Jias untuk menjadi kalimat perpisahan. Yang terakhir, Silahkan pahami sendiri luka Jias, sampai kalian memihak Jias yang memilih untuk pergi. • ⚠️Angst Area, Family Broken, No plagiat!!⚠️ #JadiPembacaBijak #JadiPenulisBijak

More details
WpActionLinkContent Guidelines