The Poison That You Made (On Going)

The Poison That You Made (On Going)

  • WpView
    Letture 482
  • WpVote
    Voti 163
  • WpPart
    Parti 17
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, giu 16, 2026
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Highschool
Commedia Romantica
Triangolo Amoroso
[Follow sebelum baca, vote dan komen juga ya] - No boundaries, check! - Good looking, check! - Friendly, check! Bagaimana Chaesha harus menjaga hubungan nya bersama Ken jika mereka saja beda sekolah? Belum lagi sifat terbukanya Ken yang bisa membuat cewek-cewek terbawa perasaan kepadanya. Kuatkah Chaesha menghadapinya? "Ken, Sha udah di depan gerbang sekolah, Ken dimana?" "Maaf Sha, Ken engga jadi jemput, anak-anak ngajak futsal" "Loh Ken kok engga bilang dari awal? Yaudah terserah" Chaesha terus memegangi jaketnya yang tersampir di pinggangnya, tamu datang bulannya menembus rok nya. - Terimakasih follow dan Vote nya, happy reading!
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Possesive Playboy
  • CACING PITA
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • If I Don't Hurt You (END)
  • Ready Or Not! [COMPLETED]
  • Bad Boy Meet Love (COMPLETED)
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • Complicato [END]

PINDAH KE FIZZO DENGAN JUDUL YANG SAMA Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti