KAMPUS

KAMPUS

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 23, 2021
WpInfo
Non-Fiction
Hana, Narendra, Edgar, dan Ian sepakat lanjut di Universitas yang sama. Mereka mahasiswa Hoover University, Hana, anak Kedokteran, si rajin dan ambis tapi random abis, dia pernah ditelpon penipu minta kode OTP tapi dia balik tanya "Jawab dulu, minuman.. minuman apa yang Islami?", tau jawabannya apa? Nutri Syar'i. Narendra, buaya Teknik Informatika, si gombal dan setia, setiap tikungan ada gebetannya. Dia ini facboi terselubung, gampang banget manggil "sayang" ke anak orang. Edgar, si linjur, anak IPA yang tiba-tiba pengen ke Seni Teater gegara kebanyakan ngedrakor. Puitis abis, tipe-tipe anak senja-kopi. Motto hidupnya ganti-ganti, tergantung mood, salah satunya "Yang kau takutkan, tak kan terjadi" - Kunto Aji. Ian, anak Kehutanan yang kuliah ngikut temen aja, yang lain kuliah dia juga ngikut kuliah, yang penting dia mau ngekos soalnya di rumah dibanding-bandingin mulu. Apalagi kalo lebaran, Ian dibully "Kuliah jurusan apa?" "Kehutanan, Om", "Oh, kalo lulus jadi orang hutan ya? hehehe", jokes bapak-bapak pengen digeplak. --- Don't forget to vote and comment! happy reading~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVANSA [Completed]
  • SAPTA HARSA {TERBIT} ✓
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • G H E A (end)
  • Lee Cute Jeno: Shorts 2
  • Kandang Setan: Reborn
  • Jo dan Mita (Buaya Vs Macan PMS)- Na Jaemin|| Sudah Terbit Novel
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • IPA & IPS

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines