We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Langit Rayendra

Langit Rayendra

  • WpView
    Reads 27,950
  • WpVote
    Votes 1,775
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 30, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Highschool
"Dasar cewek bego!" "Maaf sayang, aku kelepasan" "Gitu aja lo nggak bisa, lo bisanya apa selain menye-menye?!" "Aku khilaf marahin kamu Aya, lepas kendali." "Udah numpang gak tau diri lagi lo" "Maaf" 'Iya Langit, aku maafin kamu' lagi dan seterusnya akan begitu. Athaya yang polos nan lugu tidak akan mengerti pilihan selain memaafkan perlakuan Langit padanya. Kata orang Athaya beruntung bisa berpacaran dengan seorang Langit Rayendra. Laki-laki tampan dari anak keluarga tajir dengan otak pintar, berbadan kekar dan pastinya dikagumi banyak wanita. Semua terasa membahagiakan sebelum ia tau bahwa Langit mengidap gangguan prilaku 'Perfectionist' Langit menuntut kesempurnaan, keteraturan dan kerapihan yang berlebih. Lelaki itu menetapkan semua dengan standarnya, mulai dari lingkungan pertemanan, pendidikan, keluarga, dan percintaan; seperti berpacaran dengan Athaya. Semua yang ada pada diri Athaya kini diambil alih oleh Langit. Langit yang menginginkan Athaya hidup dengan keinginnya. Bisa bersama Langit artinya hidup Athaya akan dikendalikan lelaki itu. Namun bisakah Athaya bertahan dengan prilaku sentimental Langit? atau bersabar ketika langit menyuruhnya mengikuti remedial kedua kalinya karena tidak bisa mendapatkan nilai seratus. simak ceritanya
All Rights Reserved
#675
sempurna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • SELANG (Senja dan Langit) [TAMAT]
  • Snow Man (ON GOING)
  • Aksara Lingga
  • LANGIT [OPEN PRE-ORDER]
  • Langit Senja [end]
  • Males, ribet.
  • MEISYA

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines