Story cover for Langit Rayendra by nadhirav
Langit Rayendra
  • WpView
    Reads 25,494
  • WpVote
    Votes 1,884
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 25,494
  • WpVote
    Votes 1,884
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Jul 23, 2021
"Dasar cewek bego!"

"Maaf sayang, aku kelepasan"

"Gitu aja lo nggak bisa, lo bisanya apa selain menye-menye?!"

"Aku khilaf marahin kamu Aya, lepas kendali."

"Udah numpang gak tau diri lagi lo"

"Maaf"

'Iya Langit, aku maafin kamu' lagi dan seterusnya akan begitu. Athaya yang polos nan lugu tidak akan mengerti pilihan selain memaafkan perlakuan Langit padanya.

Kata orang Athaya beruntung bisa berpacaran dengan seorang Langit Rayendra. Laki-laki tampan dari anak keluarga tajir dengan otak pintar, berbadan kekar dan pastinya dikagumi banyak wanita. Semua terasa membahagiakan sebelum ia tau bahwa Langit mengidap gangguan prilaku 'Perfectionist'

Langit menuntut kesempurnaan, keteraturan dan kerapihan yang berlebih. Lelaki itu menetapkan semua dengan standarnya, mulai dari lingkungan pertemanan, pendidikan, keluarga, dan percintaan; seperti berpacaran dengan Athaya.

Semua yang ada pada diri Athaya kini diambil alih oleh Langit. Langit yang menginginkan Athaya hidup dengan keinginnya. Bisa bersama Langit artinya hidup Athaya akan dikendalikan lelaki itu.  

Namun bisakah Athaya bertahan dengan prilaku sentimental Langit? atau bersabar ketika langit menyuruhnya mengikuti remedial kedua kalinya karena tidak bisa mendapatkan nilai seratus. 

simak ceritanya
All Rights Reserved
Sign up to add Langit Rayendra to your library and receive updates
or
#553toxic
Content Guidelines
You may also like
Aksara Lingga by Larisakuma08
59 parts Complete
"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.
DANADYAKSA by KumbangPolkadot
70 parts Complete
Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***
SELANG (Senja dan Langit) [TAMAT] by author_project
32 parts Complete
"Kamu adalah Senja dan aku adalah Langit. Senja tak akan kehilangan langitnya, namun bisa saja langit kehilangan senjanya. Sama seperti kamu yang tidak akan pernah kehilangan aku, tapi bisa saja aku kehilangan kamu." -Arena Cassandra Aditama "Mungkin Senja akan hilang dari langitnya, tapi dia tak akan benar-benar pergi dan tak kembali. Dia tau caranya untuk kembali kepada langitnya dan menemaninya di ufuk barat." -Geofarma Albara Kisah sang Senja dan Langit tak akan selalu bersih seperti langit tanpa awan. Mungkin bukan krikil namun hanya awan halus yang menyelimuti Senja. Sama seperti kisah sepasang anak manusia berikut ini. *** Anna, sapaan akrab Arena Cassandra anak PMR yang entah bagaimana ceritanya bisa menjadi Vokalis Band di sekolahnya. Hingga bertemu dengan sang Gitaris populer di sekolahnya. Bagaimana jadinya jika si cuek Senja berubah menjadi manis kepada Langitnya? *** Dilain sisi lain, Anna si gadis manis, yang takan pernah dikira sesih dalam hatinya, nyatanya dia adalah orang yang menyimpan masalahnya sendiri. Ayah tirinya yang belum bisa menerimanya sebagai anak dari istrinya, dan selalu mengabaikannya, membuat Anna berasumsi bahwa ayah tirinya membenci dirinya. Dan rasa sayang dari ibunya yang mulai terbagi setelah kelahiran adiknya, membuatnya merasa sedih dan tertekan. Bagaimana kisah sang Langit selanjutnya? Bagaimana kisah sang Langit bertahan saat awan gelap menyelimutinya? A story by: Halcyon
You may also like
Slide 1 of 8
Aksara Lingga cover
DANADYAKSA cover
LANGIT [OPEN PRE-ORDER] cover
Snow Man (ON GOING) cover
SELANG (Senja dan Langit) [TAMAT] cover
My Childish Boyfriend🖤 cover
RAIN cover
MEISYA  cover

Aksara Lingga

59 parts Complete

"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.