Soturin Varjo

Soturin Varjo

  • WpView
    Reads 139
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing4h 58m
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 15, 2022
Perustuu klaaneihin järvellä (ajattelin vain kertoo) ja öö pikkuinen Synkkäpentu kasvaa klaanissa sisaruksiensa Ahmapennun ja Pähkinäpennun varjossa. Hän aloittaa parantjaoppilaan, mutta onko hänen oikea tiensä paratajan polku? Eipä mul oikeen muuta, oishan se kiva jos joku viittis lukee tän lol Ainiin joo öö hahmot, juoni ja tarina on mun tekemät, mut en kyl ite keksinyt soturikissoi vaa se on iha oma kirjasarja :)
All Rights Reserved
#4
soturikissat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Best Mama
  • I'm Not a WOLF (FINISH)
  • Milik Tuan Megat [𝒞 ]
  • KALA-LUPA: SIMFONI TEMPO-HILANG
  • Senja Yang Mengikat
  • 𝕴 𝕷𝖔𝖛𝖊 𝖄𝖔𝖚 𝕸𝖗 𝕲𝖆𝖞 [ 𝕶𝖆𝖓𝖌 𝕿𝖆𝖊𝖍𝖞𝖚𝖓 ]
  • Wretched [NoMin] -END-
  • My Love in Air

Anaya berusia 23 tahun, setelah menyelesaikan pendidikannya dia akhirnya mendapatkan pekerjaan sebagai personal assisten dari bos cewek super perfeksionis yang super bawel, ribet dan melelahkan "Gusti... kerja capek, gak kerja gak bisa makan.. ribet banget idup" Saat dipertengahan jalan menuju bandara untuk perjalanan dinas, mobil yg dikendarai mengalami kecelakaan karena menghindari kendaraan yg tiba - tiba melintas didepannya. Saat benturan dikepalanya terjadi "Tuhan... baru saja aku merasakan gaji ke 2 setelah bayar hutang. Semoga dikehidupan selanjutnya, gue hidup bergelimang harta, bersuami kaya, berbentuk cantik bak peri" lama- lama kepalanya terasa begitu berat dan semuanya gelap. ****** Dalam mimpinya banyak adegan kekerasan yg dilakukan oleh wanita cantik kepada anak- anak yg bahkan Anaya perkirakan baru berusia 2 tahun "Ampun mama, ampun" sang anak terus menangis sambil memegang tangannya yg di cubit. Karena tidak kuat dengan adegan dalam mimpi, Anaya berusaha membuka matanya hingga "Duchess, Mohon ampuni saya duchess. apakah duchess sudah merasa baik, saya akan panggilkan tabib" Dengan nyawa yang belum berkumpul ia biarkan sosok yang memakai pakaian pelayan zaman dulu itu keluar dari kamar dan ia fokus menatap sekeliling yang terasa aneh. tiba- tiba kepalanya seperti di pukul alat berat dan terasa sangat pusing, hingga kegelapan datang kembali **** On going Cover: pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines