Back to 17 ME!

Back to 17 ME!

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 24, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
Gradiella Aurelie Savana, karyawan biasa salah satu bank swasta terbesar di Indonesia. Setelah kebangkrutan perusahaan kedua orang tuanya banyak mengubah kehidupannya. Bangkrutnya perusahaan Savana berdampak besar bagi keluarga kecil ini. Kedua orang tuanya bercerai dan kakak lelaki satu satunya mengalami depresi akut. Ella mengalami banyak peristiwa yang menyakitkan dan menyedihkan hingga di usianya yang menginjak 27 tahun hingga keajaiban tiba tiba menghampirinya. "Sekolah? Siapa? Gue?" tunjuknya pada dirinya sendiri "GUE SEKOLAHHHH? REALLY REALLY SERIOUSLY? AAAAAAAAAA". Terkadang yang kubutuhkan hanyalah waktu. Aku ingin membuat kisahku menjadi lebih baik dan berwarna -Gradiella
All Rights Reserved
#525
barbar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (Not) A Dream School (On Going)
  • My ice girl
  • My Yellow Man [ON GOING✔]
  • Garis yang Memisah
  • Sudut pandang (felisha)
  • FALLING IN LOVE
  • ALTERIO
  • 30 Days and Dare [Chanbaek-END]
  • Rumah Tujuh Pintu [Boboiboy Elemental]

Pernah punya masalah dengan Bad Boy sekolah? Gimana rasanya? Yang pasti bakal penuh drama kan? Lo yang tadinya pengen ngejalanin sekolahan dengan tenang aman tentram dan damai tanpa ada masalah sedikitpun tapi malah jadi rumit hanya karena seseorang. Itulah yang di rasakan oleh seorang siswi bernama Aila, yang harus mengikhlaskan kehidupan damainya ketika bertemu dengan sang penguasa Cakrawala. Elang. 😂 *** Langit kini mulai menggelap. Bukan karena malam yang akan tiba, melainkan mendung yang bergemuruh karena akan segera hujan. "Elang--" "Aila, gue sayang sama lo. Jaga diri baik-baik ya, soalnya gue mau tidur dulu." "Lo ngomong apas-- Eeh Elang? Elang buka mata lo!" Gadis itu, Aila terus menepuk pipi lelaki dalam pangkuannya yang kini sudah tak sadarkan diri. "Elang bangun! Lo mau liat gue mati kehujanan? Heh! Bangun!" rintik hujan yang mulai berjatuhan membuat Aila semakin tak karuan khawatirnya. "Lo kalo sayang sama gue, bangun bego! Biar gue bisa bales. Bangun Elang!" Perlahan suara Aila bergetar. Air matanya pun luruh bersamaan dengan derasnya hujan. Seragam putih Aila yang tadinya hanya terdapat noda darah dibeberapa bagian kini jadi memerah menyeluruh karena hujan. Aila menatap nanar sekelilingnya, jalanan kini sudah dipenuhi genangan air hujan berwarna merah karena bercampur dengan darah para manusia yang terkapar disana. Lalu tak lama, bunyi sirine terdengar saling bersahutan. Hari ini, untuk pertama kalinya dalam hidup Aila benci pada Hujan, petugas keamanan dan petugas medis yang datang terlambat. *** . . . So yuk kita intip gimana kisah kasih di sekolah seorang Aila Pratiwi Adyatama. Yang bertemu dengan sang Bad boy sekolah;) See u👋

More details
WpActionLinkContent Guidelines