KETULUSAN HATI AMIRAH

KETULUSAN HATI AMIRAH

  • WpView
    Reads 382
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 9, 2021
Amirah gadis cantik yang baik hati. Namun, nasibnya tidak secantik wajahnya. Hidupnya berubah sejak bertemu Dokter tampan nan sombong bernama Abizar dan memutuskan menikah kontrak dengannya. Abizar memperlakukan Amirah dengan sangat buruk. Hingga terjadilah perceraian diantara keduanya. Di saat terpuruk Amirah bertemu Dokter tampan nan baik hati bernama Kenzo, yang tak lain adalah sahabat Abizar. Bagaimana perjalanan hidup Amirah? Akankah ia menemukan kebahagiaan? Penyesalan apa yang terjadi pada Abizar? Bersama siapakah hati Amirah berlabuh?
All Rights Reserved
#135
kesal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perfect [Malik's Family 2] ✓
  • Abidzar
  • Love In Profession[End]
  • 24/7 Serenity
  • Kara: I Left God at The Door
  • Selembut Dhuha Menyapa (TERBIT)
  • Abi dan Abrar
  • Saat Aku Bersamamu (Tamat)
  • Suami Pilihan Abi

Spin off "Mr. Boarding House" Di sarankan baca MBH dulu, tapi kalau mau baca ini langsung boleh, kok. 🚫WARNING🚫 DILARANG BAPER?! BIJAKLAH DALAM MEMBACA?! *** Bagaimana respon kalian ketika dilamar oleh seorang lelaki berbeda iman dengan kalian? *** "Kalau begitu, izinkan saya menjadi mahrom kamu." Kenzie menatap Safa lekat. Sorot matanya terlihat serius sekali. Sesaat jantung Safa berdetak tak karuan. Seumur hidupnya dia belum pernah mendengar perkataan seperti itu dari seorang pria. Akan tetapi, untuk pertama kalinya dia mendengar itu dari Kenzie. Apa maksud pria ini? "Nggak semudah itu, Pak," balas Safa akhirnya. Kedua alis Kenzie bertaut. "Kenapa nggak mudah?" tanyanya heran. "Dari buku yang saya baca. Kalau ingin menjadi mahrom dari seorang yang dia sukai. Dia tinggal menikahinya." Napas Safa tercekat. "Ma-maksudnya?" Dia bukan tak peka. Dia malah sangat peka dan bodohnya malah bertanya seperti itu. "Ayo kita menikah!" *** DON'T COPY MY STORY?!

More details
WpActionLinkContent Guidelines