2 Sekertaris?{MewGulf}

2 Sekertaris?{MewGulf}

  • WpView
    Leituras 31,253
  • WpVote
    Votos 1,909
  • WpPart
    Capítulos 19
WpMetadataReadConcluída sáb, dez 17, 2022
END•~ Bagaimana jika seorang sederhana melamar sebagai sekertaris di perusahaan besar? Ya, pemuda itu bernama Gulf Kanawut atau biasa dipanggil Kana oleh orang terdekat dia. Sementara pemilik perusahaan yang katanya terbesar di negri Thailand bahkan dunia mempunyai sifat angkuh, tegas, dingin, dan cuek. Dia adalah Mew Suppasit Jongchevevat, namun dibalik sifat itu Mew adalah orang yg penyayang dan manja. Apa aku harus melamar kerja di perusahaan itu?~Gulf Tidak ada yang boleh menyentuh milikku! ~Mew Tiba² papa Mew mengasih saran agar mempunyai 2 sekertaris... Akankah Mew menerimanya? Short story'!!!!!!!!!!!!!!!! Akankah mereka bersatu? Jangan lupa baca ya!
Todos os Direitos Reservados
#243
mewsuppasit
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Tetap Mencintaimu  (Walau Ragaku Tak Jadi Milikku Lagi)
  • 𝐋𝐨𝐯𝐞 𝐘𝐨𝐮 𝐌𝐚𝐬 𝐂𝐄𝐎 (𝐌𝐞𝐰𝐆𝐮𝐥𝐟) 𝐄𝐍𝐃√
  • Annoying Husband (Tamat)
  • 23:59
  • Rich Man - MewGulf ✓
  • TUAN GALAK (END) ✓ Terbit [Lengkap Di Pdf]

Seperti cerita sebelumnya... ini adalah cerita yang sudah aku buat ditahun 2017 juga, masih tersimpan diLaptop. Ada beberapa hal yang aku rubah agar dapat sesuai dengan cerita (Fanfiction) MewGulf. Mohon maaf jika terdapat beberapa hal yang tidak sesuai (aku bukan dokter dan ahli kesehatan), aku hanya suka menulis dan berimajinasi.. Aku harap kalian suka... Terima kasih.... ======================= "Jongcheveevat? Apa kamu anak dari Alexander Jongcheveevat?" Tanya Gulf dengan mata membelak. "Gulf..." tanpa sadar aku menyebutkan nama Gulf saat aku memandangi foto itu. Papa mendekatiku, "Siapa Mew?" =============================== "Tiada yang lebih indah dari dua raga yang saling menjaga tidak bertemu namun saling menunggu, Tidak berpapasan namun saling mendoakan" dari Kutipan Pena

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo