Self Maturation

Self Maturation

  • WpView
    Reads 804
  • WpVote
    Votes 682
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 29, 2022
Tumbuh itu pasti tapi dengan cara seperti apa kamu dibesarkan yang nanti nya akan membuat sebuah kepribadian dirimu. Apakah dengan Kasih sayang, kekerasan, atau kamu diabaikan? Waktu kecil mungkin kamu tidak merasakan tapi jika diingat kembali ketika sudah dewasa, kenangan itu menyakitkan. Lantas jika sudah seperti ini, siapa yang harus disalahkan? -Raisya
All Rights Reserved
#472
mentalhealth
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyerah atau Bertahan?
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • Noda dalam Cinta
  • Karunia di Seperempat Abad (E-book)
  • Clarisa Yunita ( End )
  • Setengah Hati

Nggak semua keluarga bisa di sebut rumah. Terkadang, mereka lah luka pertama bagi seseorang. Orang-orang ingin hidup seperti dirinya, apakah sebagus itu topeng yang dia buat?? Ada tangis yang ditahan, ada amarah yang tak bisa di unggkapkan, ada luka yang harus di sembuhkan. Ini bukan cerita tentang mencari kebahagiaan, melainkan bagaimana cara bertahan saat dirinya sendiri ingin menyerah. Jika jalan hidup mu tidak di takdirkan untuk bahagia. Mungkin, kamu takdirkan untuk membahagiakan orang lain. Jangan hukum dirimu sendiri, atas apa yang mereka buat. "Apa aku nyerah aja?" Ucap gadis imut itu. "Menyerah?? Kamu hanya tidak bisa menyadari, bahwa kehadiran mu bisa menerangi kegelapan di hidup orang lain" Jawab pria tampan yang menatap wajah gadis itu penuh kasih sayang". Penasaran bagaimana kisahnya? Yuk baca sampai habis ceritanya^^

More details
WpActionLinkContent Guidelines