Sebuah Rasa
  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 25, 2021
Lagi dan lagi. Kita terjebak dalam dilema, dengan rasa yg sama di waktu yg salah. Entah ini nyata atau rekayasa, entah ini kebetulan atau di sengaja. Tak bisa kita bohongi, ini semua memang nyata. Takdir mempertemukan kita dlm satu keadaan yg membingungkan. Satu sisi kita dalam keadaan yg sama tuk saling bersama dan disisi lain keadaan juga menuntut kita tuk saling melupakan. Hidup ini memang penuh kejutan. Kemarin kita saling tukar canda, tuk esok lusa saling tukar duka. Kemarin kita bahagia dgn banyak hal, tuk esok lusa kita terjatuh menangis dipukul telak oleh keadaan. Apapun yg terjadi nanti tentang kita, biarkan waktu yg menjawab. Yakin apapun takdirnya nanti, itu pasti yg terbaik tuk kita.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Dara [End]
  • Ardino {TAMAT}
  • AURORA
  • Epiphany [Completed]
  • Tikungunya
  • [END] Blind Rainbow
  • Andira [End]
  • ALdanDara [Selesai]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Game Over: Losing Control

Bahkan, hubungan yang awalnya baik-baik saja pun akan berubah tanpa pernah diminta, disadari, dan diharapkan. Kehadiran orang-orang baru di lingkungannya, akan membuat mereka lupa pada lingkungan lama yang pernah ia tempati juga. Setelah orang itu hilang, barulah dia akan tersadar. Semuanya hanya perihal waktu. Melupakan, lantas berujung penyesalan. "Siapa yang nyakitin lo, Dar?" "Diri gue sendiri." Iya, dia yang menyakiti dirinya sendiri. Andai saja dia tidak sok kuat dan bertingkah seolah semuanya akan baik-baik saja, dia tak akan pernah mengalami rasa kecewa yang begitu dalam. *** LANGIT DARA

More details
WpActionLinkContent Guidelines