Langit Antariksa

Langit Antariksa

  • WpView
    Leituras 135
  • WpVote
    Votos 31
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, ago 14, 2021
Hujan turun dengar derasnya bersamaan dengan air mata yg ikut lolos dari pelupuk mata gadis itu. Ya, Qilan Permata Biru nama yang cantik untuk gadis yang penuh luka. Qilan hanya duduk termenung menatap ke luar jendela kamarnya. Tatapannya kosong menikmati melody rintik dari sang hujan. Qilan suka dengan langit. Tapi, hanya langit abu yang Qilan suka. Menurutnya Langit abu adalah pertanda akan turunnya hujan. Dengan begitu isak tangisnya akan teredam dengan suara hujan. "Tuhan Qilan capek. Qilan pengen nyerah."
Todos os Direitos Reservados
#126
mental
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Buruan Tembak Gue!
  • ARA (tamat)
  • Gadis Hujan [TAMAT]
  • Impossible Wish
  • Langit Biru [END]
  • Langitra
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • LANGIT [WINWIN]
  • Langit Artharendra
  • Gus Zayn : Langit Biru di Yogyakarta

Cinta itu tak pernah bergeser sedikit pun sejak ia menatap mata sayu gadis itu. Baraka Langit, berjanji akan menaklukkan calon tunangannya sendiri tanpa membawa label di jodohkan. Dan gadis bermata indah itu adalah Biru Pramana. Penakluk sang kapten basket yang berani berjuang demi melindungi dan merebut hati gadis berponi miliknya. Akankah Langit mampu melawan setiap tantangan dan ujian dalam perjuangannya. Langit, Biru menunggu dengan tidak sabar!

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo