Story cover for Miracles is Here by Shira-hime888
Miracles is Here
  • WpView
    MGA BUMASA 5,781
  • WpVote
    Mga Boto 723
  • WpPart
    Mga Parte 8
  • WpView
    MGA BUMASA 5,781
  • WpVote
    Mga Boto 723
  • WpPart
    Mga Parte 8
Ongoing, Unang na-publish Jul 25, 2021
Pairing : SenGen (Senku x Gen)
Rating  : T

Summary:

Ishigami Senku adalah ilmuwan muda yang cukup terkenal di negaranya. Dia terkenal sebagai seorang jenius yang nyentrik dan bermulut pedas. 

Pada suatu hari dirinya terpaksa untuk memenuhi undangan istana. Undangan tersebut berhubungan dengan permohonan raja dan ratu agar dirinya menengok sang pendeta wanita yang di kabarkan terkena kutukan dari penghuni neraka. 

Namun Senku tak memahami apapun mengenai sihir maupun kutukan. 

"Kau ingin melihatnya kan? Asagiri Gen. Si penyihir abu-abu itu," tanya sang pangeran putra mahkota. 

"Tenang saja. Dia  yang akan membantumu." 

Desclaimer: I Don't own anything. All images is not mine
All Rights Reserved
Sign up to add Miracles is Here to your library and receive updates
o
#20sengen
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Medica Stone ni vvibu999
6 mga parte Ongoing
Dalam dunia yang tak pernah adil, seorang gadis tumbuh sambil memeluk luka yang tak kasat mata. 𝒌𝒆𝒉𝒊𝒍𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏... 𝒑𝒆𝒏𝒈𝒌𝒉𝒊𝒂𝒏𝒂𝒕𝒂𝒏... 𝑫𝒂𝒏 𝒉𝒂𝒓𝒂𝒑𝒂𝒏 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒕𝒆𝒓𝒌𝒖𝒃𝒖𝒓 𝒔𝒆𝒃𝒆𝒍𝒖𝒎 𝒔𝒆𝒎𝒑𝒂𝒕 𝒎𝒆𝒌𝒂𝒓.... Dunia ini tidak memberinya kasih, hanya ada sunyi yang merayap perlahan, dan menelan namanya dalam ketiadaan. Gadis itu selalu bermimpi untuk menjadi seorang dokter. Bukan semata untuk menyembuhkan luka, melainkan demi menantang ketidakberdayaan yang pernah merenggut segalanya darinya. Kendati demikian, takdir seolah memiliki kisahnya sendiri. Saat cahaya pembatuan membelah langit, dunia yang ia kenal pun lenyap. Dan yang tersisa hanyalah kehampaan, dan kegelapan, lalu keheningan yang panjang. Namun, di balik keabadian yang dingin, dia terbangun. Di dunia yang telah mati selama ribuan tahun. Berhadapan dengan sosok yang selama ini hanya bisa ia pandang dari layar handphone. 𝐈𝐒𝐇𝐈𝐆𝐀𝐌𝐈 𝐒𝐄𝐍𝐊𝐔 Dan kini, sejarah memutar kembali jarumnya, bukan untuk mengulang. Melainkan untuk menegaskan bahwa setiap luka, dan kehilangan, adalah aksara dalam takdir yang telah lama ditulis di luar pemahaman manusia. 𝑺𝒆𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒐𝒌𝒕𝒆𝒓 𝒅𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒊𝒍𝒎𝒖𝒘𝒂𝒏, 𝒃𝒆𝒓𝒅𝒊𝒓𝒊 𝒅𝒊 𝒂𝒎𝒃𝒂𝒏𝒈 𝒑𝒆𝒓𝒂𝒅𝒂𝒃𝒂𝒏 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒕𝒆𝒍𝒂𝒉 𝒓𝒖𝒏𝒕𝒖𝒉. Akankah mereka menjadi penyelamat dunia? Ataukah hanya dua jiwa yang tersesat di antara batas sains dan takdir. Dan di antara deduksi logis sang ilmuwan serta obsesi gadis itu terhadap keindahan sains yang tak bisa ia genggam. Akankah cinta klise merayap masuk di antara mereka?
𝙃𝙚𝙖𝙧𝙩 𝙁𝙤𝙧𝙢𝙪𝙡𝙖 • 𝙎𝙚𝙣𝙠𝙪.𝙄 ni pingwen33
18 parte Ongoing
「 𝐀𝐋𝐔𝐑 𝐀𝐊𝐀𝐍 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐈𝐊𝐔𝐓𝐈 𝐌𝐀𝐍𝐆𝐀,𝐖𝐀𝐑𝐍𝐈𝐍𝐆 𝐒𝐏𝐎𝐈𝐋𝐄𝐑! ⚠︎ 」📢 𝄃𝄃𝄂𝄂𝄀𝄁𝄃𝄂𝄂𝄃𝄃𝄃𝄂𝄂𝄀𝄁𝄃𝄂𝄂𝄃 𝐖𝐄𝐋𝐂𝐎𝐌𝐄 ᯓ★ 𝙊𝙧𝙞𝙜𝙞𝙣𝙖𝙡 𝙎𝙩𝙤𝙧𝙮 • @𝙥𝙞𝙣𝙜𝙬𝙚𝙣33 ━━━━━━━━━━━━━━𝐃𝐫. 𝐒𝐓𝐎𝐍𝐄 𝐅𝐚𝐧𝐟𝐢𝐜 𝐒𝐞𝐧𝐤𝐮 𝐈𝐬𝐡𝐢𝐠𝐚𝐦𝐢 𝐱 𝐅𝐞𝐦 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫!★ "𝘿𝙞 𝙢𝙚𝙙𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙞𝙣𝙨 𝙞𝙣𝙞, 𝙖𝙠𝙪 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙗𝙪𝙩𝙪𝙝 𝙠𝙚𝙨𝙚𝙢𝙥𝙪𝙧𝙣𝙖𝙖𝙣-𝙖𝙠𝙪 𝙗𝙪𝙩𝙪𝙝 𝙨𝙚𝙨𝙚𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙩𝙖𝙥 𝙗𝙚𝙧𝙙𝙞𝙧𝙞, 𝙗𝙖𝙝𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙟𝙖𝙩𝙪𝙝 𝙗𝙚𝙧𝙠𝙖𝙡𝙞-𝙠𝙖𝙡𝙞. 𝘿𝙖𝙣 𝙞𝙩𝙪𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙖𝙪." - 𝘐𝘴𝘩𝘪𝘨𝘢𝘮𝘪 𝘚𝘦𝘯𝘬𝘶✰. 𝐒𝐓𝐀𝐑𝐓 • 𝟎𝟕/𝟎𝟑/𝟐𝟎𝟐𝟓 𝐄𝐍𝐃 • - • @𝘙𝘪𝘪𝘤𝘩𝘪𝘳𝘰 𝘐𝘯𝘢𝘨𝘢𝘬𝘪 • 𝘋𝘳. 𝘚𝘛𝘖𝘕𝘌 𝘧𝘢𝘯𝘧𝘪𝘤 • 𝘙15+ • 𝘤𝘰𝘷𝘦𝘳 𝘣𝘺 𝘮𝘦, 𝘴𝘰𝘮𝘦 𝘱𝘪𝘤 𝘧𝘳𝘰𝘮 𝘗𝘪𝘯𝘵𝘦𝘳𝘦𝘴𝘵 ╰┈➤𝙏𝙃𝙄𝙎 𝙄𝙎 𝘼 𝙁𝘼𝙉 𝙒𝙊𝙍𝙆. 𝙋𝙇𝙀𝘼𝙎𝙀 𝙍𝙀𝙎𝙋𝙀𝘾𝙏 𝘼𝙉𝘿 𝘿𝙊 𝙉𝙊𝙏 𝙍𝙀𝙋𝙊𝙎𝙏 𝙊𝙍 𝘾𝙊𝙋𝙔 𝙒𝙄𝙏𝙃𝙊𝙐𝙏 𝙋𝙀𝙍𝙈𝙄𝙎𝙎𝙄𝙊𝙉🚨.
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 10
Until the Numbers Runs Out cover
Anything For You - [Senku X Reader] cover
Evanescent [SukuFushi]✔ cover
Logic of sacrifice  cover
触ってください先生! (Sawatte kudasai, sensei!) cover
Only u ✿ Ishigami Senku [Sudah Terbit] cover
Backstreet - SenGen cover
Medica Stone cover
𝙃𝙚𝙖𝙧𝙩 𝙁𝙤𝙧𝙢𝙪𝙡𝙖 • 𝙎𝙚𝙣𝙠𝙪.𝙄 cover
Unconditionally (I.Senku x Reader) cover

Until the Numbers Runs Out

7 parte Kumpleto

Dr. Stone Fanfiction ༺═───────────────═༻ Senku bukanlah tipe orang yang tiba-tiba berteman. Meskipun begitu, orang-orang secara alami tertarik padanya. Itu menyebalkan. Taiju, Yuzuriha, dan kamu tidak terkecuali. Ketiganya perlahan menyatu dalam hidupnya, dan sebelum dia menyadarinya, mereka menjadi konstan-persamaan yang tidak berani dia ubah. Semua itu berubah ketika Petrification Beam menelan Bumi. Senku mendapati dirinya sendirian. Ini adalah pertama kalinya dalam hidupnya ia ingin melihat, menyentuh, dan berbicara dengan orang lain, tetapi ia tidak lebih dari sekadar pikiran yang terbungkus batu. Jadi, ia mengatasinya dengan satu-satunya cara yang ia tahu-dengan menghitung. Detik, hari, bulan, tahun. Ia menghitung musim, melacak perjalanan waktu dengan ketepatan yang hanya bisa ia pertahankan, semua itu ia lakukan sambil terjebak dalam keberadaan yang tidak menyisakan ruang untuk kesalahan. Dan sekarang, berdiri di atas Perseus, dikelilingi oleh dunia yang terlahir kembali dari kehancuran, dia hampir tidak percaya bahwa dia tidak sendirian lagi.