Story cover for LASKAR! by KafeInnn_
LASKAR!
  • WpView
    Reads 142
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 142
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jul 25, 2021
"Sekuat dan selama apapun lo berjuang,  jika orang yang lo perjuangin ga ada niatan untuk buka hatinya buat lo, itu semua bakal sia-sia. Ujung-ujungnya lo sendiri yang akan rasain yang namanya kecewa."

                         

                                 📍📍📍



Ini adalah kisah tentang Alatha yang berjuang mengejar cinta seorang Laskar Viko Pratama. Seorang cowok yang membuat Alatha rela menurunkan egonya hanya untuk menarik perhatian cowok itu.

Segala cara Alatha lakukan untuk menarik perhatian Laskar. Akan tetapi, dinding yang di buat Laskar benar-benar keras. Mengharuskan Alatha untuk berjuang mati-matian agar bisa meruntuhkannya.

Belum lagi Alatha hanya di beri waktu selama satu minggu untuk membuktikan apakah Atthazio bisa luluh padanya atau Alatha harus rela melepas cintanya bahkan sebelum Laskar melirik padanya.

Mampukah Alatha melakukan itu semua?
All Rights Reserved
Sign up to add LASKAR! to your library and receive updates
or
#5alatha
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Davino [End] ✔ cover
Te Amo ata (Seri 2) cover
Gone(✔)🔚 cover
RAJAWALI cover
Paradise cover
AghaVela [SELESAI] cover
Hopeless [REPOST] cover
04:Love Struggle✔ cover
Gavin untuk Givea (Hiatus) cover
Unexpected Prince cover

Davino [End] ✔

38 parts Complete

[Harap Follow terlebih dahulu sebelum membaca] Tq. "Utamakanlah perasaan dari pada persahabatan." Mungkin kalimat itu tak berlaku bagi Alvino Sandi Geraldo. Lelaki yang sudah menjadi sahabat Alda Silfiani Claretta sejak kecil itu memilih untuk membungkam rapat-rapat tentang perasaannya. Alda yang terlalu polos dan Alvino yang pengecut membuat hubungan mereka semakin tak jelas arahnya. Semakin mereka menjaga jarak, semesta malah semakin gencar membuat mereka terjerat oleh rasa sesak. Jeritan hati yang ingin didengar, harapan yang dalam diam selalu disuarakan pada akhirnya hanya menjadi setumpuk beban yang tak akan pernah bisa dilepaskan. Pada akhirnya, perihal perasaan hanya bisa dipasrahkan kepada Tuhan. Benar, bukan? Copy right ©️ 26 Des 2019 Jangan lupa Vote + Coment😉