Jodoh Mutlak

Jodoh Mutlak

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 30, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Hanya untuk humor rendah! ... "Kenapa gak lo tolak aja sih? Kenapa malah biarin lo nerima perjodohan ini?" Hilya ngotot. "Ya... kamu sendiri kenapa gak kamu tolak?" Tanya Abid sabar. "Ya... gue ada alesanya Bid" greget Hilya ingin menarik rambut Abid. "Ya sama aku juga ada alasannya" Mendengar jawaban dari lawan bicaranya Hilya pun menendang tulang kering Abid dengan emosi. ... Gimana jadinya kalau lo dijodohin sama orang yang lo suka waktu SD? Hilya tidak akan pernah menyangka akan hal itu. Tapi karena penyakit yang diderita ayahnya 'katanya' dan juga paksaan dari keluarganya Hilya harus menerima perjodohan yang direncanakan ayahnya. Bagaimana hidup Hilya setelah menikah dengan Abid? Apa bisa Hilya mempertahankan pernikahannya hingga ia tua? ... CERITA INI MENGANDUNG KEGAJEAN TINGKAT AKUT MOHON DIMENGERTI! TERIMA KASIH
All Rights Reserved
#7
abid
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Masya Allah Zaujati || Cinta Dalam Doa [ END ]
  • A Feeling
  • Syakila
  • VAREN: Imperfect Husband
  • RAFAEL- Rafael & Mikella [ END ] ✓
  • Aktor Itu Suamiku [SELESAI]
  • Cinta di Balik Jodoh
  • Serpihan Luka
  • °メDipaksa Kawinメ° [SELESAI]~

Bagaimana rasanya, saat dijodohkan dengan orang yang selama lima tahun terakhir kita labuhkan dalam doa? Dan bagaimana pula, rasanya mencintai seseorang yang bahkan kita sendiri tak tahu siapa namanya? Allah mentakdirkan mereka untuk bersama. Perjodohan yang awalnya tak diinginkan, menjadi suatu hal yang sangat mereka syukuri. ****** "Abi akan jodohkan kamu, dengan pria pilihan Abi." Satu kata yang membuat Haina terkejut, jodoh. "Nana butuh waktu," kata Haina. "Berapa lama?" tanya pria itu tanpa menatap gadis yang akan di jodohkan dengannya. Haina menunduk. "Aku butuh waktu dua Minggu, untuk menilai sikapmu." ****** "Dan Alhamdulillah, Allah mendengar doaku selama ini. Tak sia-sia aku memperjuangkan mu selama lima tahun dalam doa. Untuk selamanya, aku akan terus berdoa yang terbaik untuk hubungan kita." Azam menangkup pipi Haina yang terhalang cadar, lalu mengecup dahinya cukup lama. "Kakak tau? Aku pun sama. Sejak saat itu, aku mengagumi Kakak. Aku Mulai menyebut Kakak di doaku." tutur Haina. ****** Happy reading all! #Love #September_stars #April_finish

More details
WpActionLinkContent Guidelines