Found You
  • WpView
    Reads 1,535
  • WpVote
    Votes 87
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 24, 2025
Cover by: @prlstuvwxyz Mentor by: @wardahfull Tittle proposed by: @AnggiaFM Adhisti, gadis sederhana nan memikat dari pinggiran Kota Jogja. Di usianya yang kelewat matang untuk ukuran wanita, Adhisti harus banting tulang untuk menghidupi keluarga. Bekerja di dua tempat berbeda membuat gadis ini tidak punya waktu untuk sekadar memikirkan cinta, walaupun secara de facto Adhis telah memiliki Ale sebagai lelaki yang paling dekat dengannya. Airlangga Adityas Yudhatama, putra mahkota keluarga Dewangga yang tengil dan super manja. Berhasil menyelesaikan program internship kedokteran di pedalaman Nusa Tenggara, tak menjadikan Elang mendapat kepercayaan dari Ayahnya. Alih-alih langsung diberi jabatan sebagai pimpinan Citra Medika, Elang justru harus terima 'dibuang' di Jogja. Bertemu di Jogjakarta membuat Elang tak bisa menolak pesona Adhis, si gadis sederhana. Namun, apakah Elang bisa menarik perhatian gadis tangguh itu? Bagaimana dengan pendapat Ibunda Elang yang super protektif pada anaknya? Apakah takdir akan berhasil menautkan hati mereka?
All Rights Reserved
#80
airlangga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bidadari Terakhir
  • I Love You My Captain
  • AGATHA [TERBIT]
  • The Kwons: Life, Love, And Ghosts
  • Heartbeat Trauma
  • BAGAIMANA MALAM INI? KAMU SUKA? [END]
  • Rasa Dalam Sujudku
  • The Little Angel✓

"Kakak suka senja?" Adzra kembali mengalihkan pandangan kearah sinar jingga, mengembang senyum. "Kakak tau apa keistimewaan senja? Senja itu, walau hanya hadir sesaat, namun mampu menghipnotis banyak orang. Cahayanya merona, terlihat sangat indah, kedatangannya ditunggu-tunggu, kepergiannya dirindukan. Istimewa bukan?" Gadis itu antusias bermonolog sendiri, meski orang disampingnya enggan berkata, tak membuatnya goyah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines