Walk You Home

Walk You Home

  • WpView
    Reads 3,302
  • WpVote
    Votes 399
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 23, 2026
Hidup Javas perlahan berubah setelah kehadiran seorang gadis aneh yang secara tiba-tiba menghampirinya sesaat sebelum dirinya menyentuh barang yang gadis itu sebut sebagai barang ilegal. Hadirnya tidak pernah terprediksi oleh seorang Arion Javas Ardhana. Gadis itu melakukan apapun yang disukanya dan anehnya Javas tidak pernah menolak kehadirannya. Seperti yang gadis itu katakan di pertemuan pertamanya, gadis yang memiliki panggilan Caca itu selalu memastikan dirinya ada di samping Javas apapun yang terjadi. Perlahan, Caca menjadi sesuatu yang tidak pernah Javas punya selama ini. "Daripada lo lari ke barang ilegal itu buat pelarian rasa sakit hati atau masalah besar yang lagi lo alami mending lo jadi cowok gue aja, gimana?" "Lo tuh beneran sinting apa gimana sih?!" "Kalau lo jadi cowok gue, lo bisa cerita apapun ke gue. Lo bisa berbagi masalah lo, gue gak akan judging atau menyebarkan itu ke orang-orang. Kalau lo pengen didengerin, gue akan senang hati menjadi pendengar lo. Gue akan selalu ada buat lo." "....." "I'll be your home."
All Rights Reserved
#83
nct127
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Winter
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • COLDEST | NA JAEMIN ✔
  • Thanks J | Lee Jeno ✓
  • Senja Jadi Sendu (END)
  • Jejak Yang Tak Terhapus (Mark Lee)
  • NCT JAEMIN REGANTARA💚 (END)
  • Kue Manis & Rasa Pahit | Hyuckna
  • Seven Rules
Winter

(Completed) "Ter, menurut lo kenapa ayam tuh dikasih nama ayam? Kenapa nggak sapi aja atau.. kudanil gitu?" "Kalau gue gorok leher lo sekarang, kira-kira lo mati apa nggak napas aja, Na?" Nareshwara itu tinggi ✅ Ganteng ✅ Suaranya bagus ✅ Jago gombalin cewek❌ Kalem banget❌ Nggak suka nyusahin Winter❌ "Kayaknya sih mati.. tapi ayam tuh ya-" Lelah lahir batin. Itulah yang selama belasan tahun Winter rasakan. Bersahabat dengan pemuda minim kewarasan yang selalu bertingkah 'semau gue' serta penganut prinsip 'terobos ajalah anying' ini bikin Winter sadar kalau resign jadi penduduk bumi bukanlah pilihan buruk. "Lo waras dikit bisa nggak, Na?" *** "Gue suka sama lo." "Hah?" "G-gitu, kan, bilangnya?" "Ah-ooh, iya ya, bisa gitu.. sih?" "Tadi itu pe..percobaan... ehehek," *** Sementara bagi Jeriko, menebas egonya yang setinggi langit dan hatinya yang sebeku daratan Antartika bukanlah perkara mudah. Namun, dihadapan seseorang yang berhasil memberikannya tempat ternyaman untuk 'pulang'. Dia bersedia memberikan apapun, sekalipun harus goresan luka yang jadi bayarannya. "Kalau gue mati.. lo juga harus mati, Darling. Seenggaknya kalau kita nggak bisa bersatu dibumi, kita bisa abadi di surga." "Mahluk kayak lo lebih pantas ada di kerak neraka sana!" "Lo mau abadi di neraka sama gue? Fine, gue nggak masalah mau dimana pun. Asal ada lo-nya." "DIH, SINTING!" "Love you more, Darling." *** 17+ ©Dandelions042

More details
WpActionLinkContent Guidelines