Walk You Home

Walk You Home

  • WpView
    Reads 3,303
  • WpVote
    Votes 400
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 23, 2026
Hidup Javas perlahan berubah setelah kehadiran seorang gadis aneh yang secara tiba-tiba menghampirinya sesaat sebelum dirinya menyentuh barang yang gadis itu sebut sebagai barang ilegal. Hadirnya tidak pernah terprediksi oleh seorang Arion Javas Ardhana. Gadis itu melakukan apapun yang disukanya dan anehnya Javas tidak pernah menolak kehadirannya. Seperti yang gadis itu katakan di pertemuan pertamanya, gadis yang memiliki panggilan Caca itu selalu memastikan dirinya ada di samping Javas apapun yang terjadi. Perlahan, Caca menjadi sesuatu yang tidak pernah Javas punya selama ini. "Daripada lo lari ke barang ilegal itu buat pelarian rasa sakit hati atau masalah besar yang lagi lo alami mending lo jadi cowok gue aja, gimana?" "Lo tuh beneran sinting apa gimana sih?!" "Kalau lo jadi cowok gue, lo bisa cerita apapun ke gue. Lo bisa berbagi masalah lo, gue gak akan judging atau menyebarkan itu ke orang-orang. Kalau lo pengen didengerin, gue akan senang hati menjadi pendengar lo. Gue akan selalu ada buat lo." "....." "I'll be your home."
All Rights Reserved
#94
nct127
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A GA TA || Lee Jeno [COMPLETED]
  • Dua cangkir satu Meja
  • Ghost And Love || Park Jisung and Ningning aespa
  • Thanks J | Lee Jeno ✓
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • Hide and Seek | aespa × NCT
  • COLDEST | NA JAEMIN ✔
  • Sadewa (END)

Netta mengerjapkan kedua matanya. Mencoba mencerna kalimat yang baru saja dilontarkan oleh laki-laki yang duduk di sampingnya itu. Kali ini, jantungnya berdebar lebih kencang dari biasanya. Netta menundukkan kepalanya. Menatap tangannya yang masih di genggam laki-laki itu. Perlahan namun pasti, ia melepaskannya dengan canggung. Tapi laki-laki itu malah semakin mempererat, menahan tangannya untuk lepas. "ya?" tanyanya lagi, dengan senyum manis tercetak di wajahnya, membuat matanya menyipit membentuk garis. Netta berdeham sejenak, lalu menarik nafasnya dan menghembuskannya. Ia menatap laki-laki itu lama. "kenapa? Kenapa gue?" Dalam hati ia merutuki jantungnya yang berdebar semakin kencang dan ia berharap laki-laki itu tidak mendengarnya. Otot tangannya mulai tidak berfungsi lagi, susah sekali untuk menarik tangannya lepas dari genggaman tangan laki-laki itu. Genggaman laki-laki itu sungguh membuat Netta sulit untuk berkutik. Dan sekarang otaknya jadi lambat mencerna kalimat yang di ucapkan laki-laki itu. "karena gue maunya lo" [Penggunaan karakter visual tokoh dalam cerita fiksi ini bukan dimaksudkan untuk merusak karakter asli tokoh yang digunakan, tetapi semata-mata untuk kecintaan penulis dengan sang idola] Pict from Pinterest Created by Kavilyan

More details
WpActionLinkContent Guidelines