Story cover for Eccedentesiast Alone [On Going] by dineama
Eccedentesiast Alone [On Going]
  • WpView
    LECTURAS 273
  • WpVote
    Votos 119
  • WpPart
    Partes 11
  • WpView
    LECTURAS 273
  • WpVote
    Votos 119
  • WpPart
    Partes 11
Continúa, Has publicado jul 25, 2021
"Kak, apa manusia bisa bahagia?" Jauza bertanya secara Tiba-tiba.

"Tentu" jawab Wara dengan yakin 

"Aku selalu merasa jadi manusia kurang beruntung didunia ini, kenapa aku selalu merasa sedih? Dan mengapa untuk bahagia aku harus bolak balik psikolog, psikiater dan minum anti depresan secara rutin?Jujur aku cape".

Seperti judul cerita, Eccedentesiast itu sendiri adalah istilah untuk seseorang yang menyembunyikan rasa sakit mereka di balik senyumnya.

Manusia pandai berpura-pura membingkai senyum diatas luka, seberapa keras manusia pandai memainkan perannya masing-masing?seberapa besar usaha mereka membangun dinding kokoh yang sulit diterjang.

Pakailah topeng itu untuk bersosialisasi. Masalahmu kubur saja dalam-dalam toh mereka cenderung hanya penasaran daripada sekedar peduli. 

Padahal dibalik ketangguhan seseorang tetap saja mereka memiliki Rasa ingin untuk menemukan sebuah sandaran.

-------------------------------------
Dicerita ini aku mau kasih tahu ke kalian setiap orang memiliki duka dan luka-nya masing-masing. Kalau gak kuat buat baca mending berhenti dulu. Oke!
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Eccedentesiast Alone [On Going] a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Seperti Tulang [SUDAH TERBIT] de din4diinn
25 partes Continúa
⚠️ Ditulis oleh: Aksaradin & NS. Sea ⚠️ Tersedia di shopee @ranisalenovel *** Haura Putri Maheswari, perempuan yang dikenal cantik, entah parasnya, maupun bentuk lukanya. Haura tumbuh pada atap sempurna, tapi cacat. Ia diperbolehkan untuk tinggal, meski suasana tampak berbeda dalam sana. Sebab, beberapa orang mungkin tidak akan pernah menganggapnya terlihat. Meskipun begitu, Haura tetap ingin bersama keluarganya. Tidak ada yang baik-baik saja, hari-hari terasa seperti berjalan pada kegelapan. Memasuki dunia yang di mana hanya ada luka dan air mata. Hidup tidak selamanya berisi kebahagiaan, memang. Luka, duka, pilu, dan rasa sedih akan selalu bertandang tanpa henti. Bahkan, tidak semua orang mampu bertahan hingga akhir. Ada yang memilih memutuskan jalannya sendiri, memilih mengutuk diri atas kelahiran, dan ada yang pulang sebelum waktunya. Namun kali ini, Haura berharap ia mampu bertahan di tengah gempuran pembenci. Tak ada yang dapat disalahkan, termasuk takdir. Semua yang terjadi sudah memiliki garisnya sendiri. Haura percaya, pada awalnya, bahwa hal-hal yang rusak pasti akan menemukan utuhnya suatu saat nanti. Hingga di mana kepercayaannya mulai pudar, seseorang datang, menuntunnya kembali pada jalan berbatu yang ia lalui sebelumnya. Ia jelas menolak, untuk apa kembali pada tempat yang sama jika harus mengulang patah yang serupa untuk kesekian kali? "Untuk membuat usaha lo menanam benih bunga di tahun-tahun sebelumnya nggak sia-sia. Gak mungkin 'kan kalau lo gak mau ngelihat hal indah yang selau lo nanti kedatangannya." - Samudra Sean Albiru **** "Ketika hidup dianugerahi patah berkali-kali, kau akan memilih mati, atau kembali sembuh dalam keadaan tak utuh?" - Seperti Tulang
𝙃𝙔𝙋𝙊𝙋𝙃𝙍𝙀𝙉𝙄𝘼 🥀 (HIATUSS)  de arutalagentala
20 partes Continúa
"𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘬𝘪𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘩𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘣𝘢𝘩𝘸𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘯𝘦𝘳-𝘣𝘦𝘯𝘦𝘳 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯𝘬𝘢𝘯𝘬𝘶 𝘢𝘥𝘢,"~𝘤𝘩𝘦𝘭𝘭𝘴𝘢 𝘢𝘭𝘻𝘪𝘢𝘯𝘳𝘢 🥀 tidak semua luka meninggalkan bekas. tidak semua tangisan terdengar. dan tidak semua orang yang tersenyum benar-benar bahagia. chelsea alzianra tahu bagaimana caranya berpura-pura. bagaimana menata senyum yang meyakinkan, bagaimana menampilkan tawa yang tidak terasa hampa. tidak ada yang pernah bertanya apakah ia baik-baik saja-karena mereka semua sudah mengira jawabannya. tapi siapa yang peduli? siapa yang benar-benar ingin tahu? sepi bukan hanya ketika sendirian. sepi adalah ketika kamu dikelilingi banyak orang, tapi tetap merasa tak terlihat. ketika kamu bicara, tapi suara kamu tenggelam di antara kebisingan dunia. ketika kamu berharap seseorang akan melihat kamu lebih dalam, tapi yang mereka lihat hanyalah apa yang ingin mereka percayai. chelsea hanya ingin dicintai. tapi mungkin, beberapa orang memang ditakdirkan untuk hanya menjadi bayangan dalam hidup orang lain-hadir, tapi tidak pernah benar-benar ada. --- WARNING ⚠️⚠️⚠️ HASIL PEMIKIRAN SENDIRI TERDAPAT BANYAK MISTERI. DIHARAPKAN KALIAN MEMBERIKAN DUKUNGAN SEPERTI VOTE+KOMEN FOLLOW SEBELUM MEMBACA. BILA ADA KESAMAAN MOHON DIMAAFKAN, KARNA MANUSIA BISA SAJA MEMBUAT KESALAHAN 👾
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
I'M NOT A BURDEN [ SELESAI] cover
𝐏𝐚𝐢𝐧𝐟𝐮𝐥 𝐖𝐞𝐢𝐫𝐝𝐧𝐞𝐬𝐬 [SELESAI] cover
Goodbye Alaska [END] cover
Seperti Tulang [SUDAH TERBIT] cover
"Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka" cover
Eccedentesiast cover
𝙃𝙔𝙋𝙊𝙋𝙃𝙍𝙀𝙉𝙄𝘼 🥀 (HIATUSS)  cover
Eccedentesiast ; BTS Jungkook✔ cover
Psikopat Digital? [End] cover
Breathe cover

I'M NOT A BURDEN [ SELESAI]

47 partes Concluida

🌿BIASAKAN VOTE SESUDAH MEMBACA🌿 🌿 SELAMAT MEMBACA!🍀 TERIMA KASIH!!! Ini tentang mereka yang selalu terluka Di balik topeng kehancuran. Ada banyak retakan besar yang sangat sulit untuk menyatukan retakan itu lagi. Lika liku kehidupan, berbagai macam cobaan hidup, pahit manis ,suka duka, tetesan air mata kian menghiasi kehidupan mereka. Masalah dengan keluarga juga kian ikut serta dalam kisah mereka. Banyak tokoh pemeran memanifulatif mereka dengan senyuman palsu dan tawa dusta. Bentakan, cacian dan umpatan kasar menjadi penghias kehidupan. Bahkan untuk menyebut kata bahagia Saja mereka bingung "Apa itu bahagia?" ............. Ikuti kisah mereka Akankah mereka sanggup mendaki gunung yang berduri.? Atau apakah mereka sanggup berjalan di dalam lembah yang penuh dengan kaca dan kegelapan? Atau malah berakhir tragis tanpa kebahagiaan? ... #sadending #kematian #perjuangan #bentakan #mentalhealth