Malam yang Nyata

Malam yang Nyata

  • WpView
    Leituras 6
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, jul 26, 2021
WpInfo
Ficção
Mistério
Aku terbangun dengan napas yang memburu, seakan berkejaran untuk merebut oksigen dalam kamar ini. Mataku masih terpejam dengan napas yang memburu. Rasanya menyebalkan sekali harus melalui potongan-potongan kejadian yang tidak pernah selesai. Rasanya tidur kembali bukanlah suatu pilihan yang tepat. Alih-alih mencari sambungan dari potongan itu, yang ada hanyalah potongan yang baru. -------- Kenapa aku rasa pernah ke tempat ini. Maksudku adalah aku serasa pernah kesini. Tapi entahlah. Mungkin hanya perasaanku saja. Boro-boro kesini, kerjaan yang tertumpuk cukup menguras waktuku. Syukur-syukur dikasi kerjaan kesini jadi bisa sekalian bersantai ria dengan alam disini. -------- Ini adalah cerita pertamaku teman-teman. Terima kasih sudah mau mampir. Jika kalian meninggalkan jejak, aku sangat berterima kasih. Selamat membaca☺️
Todos os Direitos Reservados
#795
mimpi
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Di Balik Kacamata [END]
  • Jeritan Malam - ketika keindahan menjadi sebuah ketakutan (SUDAH DITERBITKAN)
  • Is Sugar<End|
  • Our Journey To Love
  • Senja Di Kegelapan Malam [HIATUS]
  • Jejak
  • Creepypasta
  • My Little Monster - Completed

Hidup di perantauan, jauh dari keluarga, jauh dari rumah, selalu merasa sendiri meskipun ada banyak orang di kota metropolitan yang hampir sama padatnya dengan ibu kota. Perjalanan hidup yang tak mudah, apalagi bagi wanita yang sudah berusia lebih dari seperempat abad sepertiku. Aku kira hatiku sudah mati rasa, tapi sepertinya itu hanya praduga. Tak ada awalan berupa perjodohan maupun ta'aruf, seperti yang pernah aku jalani dulu. Hanya pertemuan alami yang tak terlepas dari kehendak Tuhan. Nyatanya tanpa ku sadari, hatiku perlahan jatuh pada seorang pria berkacamata yang awalnya bahkan tak mendapat perhatian khusus dariku. Perlahan, hal yang biasa berubah menjadi sesuatu yang tidak biasa karena terlalu sering menghabiskan waktu bersama. Satu hal yang terlambat aku sadari adalah kenyataan bahwa setiap manusia memiliki rahasia yang tak diketahui oleh manusia lainnya, begitupun dia. Sesuatu yang tersembunyi rapat di balik kacamata yang ia gunakan. Kacamata itu menjadi dinding pembatas yang menghalangi orang untuk mengetahui jati dirinya yang sesungguhnya. Pada akhirnya, pilihan tetap berada di tanganku. Mau tetap bertahan atau malah memutuskan untuk pergi?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo