Konvergensi Hati

Konvergensi Hati

  • WpView
    LECTURAS 125
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, may 12, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
Preparatoria
Primer Amor
Enemies to Lovers
Ini hanya cerita tentang Kyara si gadis cerewet binti bawel yang suka cari ribut dengan Atalla, laki-laki super dingin bin sadis yang tidak suka keramaian. Kyara si penasaran dan Atalla si misterius. Kyara yang tidak mau kalah dan Atalla yang tidak ingin mengalah. Namun, takdir Tuhan siapa yang tahu? Kejadian demi kejadian yang dioperakan keduanya mulai memusat ke titik yang tidak pernah terduga. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? --- "Gue enggak bakal kalah lagi sama lo di ujian berikutnya." "Oh." "Kalo gue menang, lo harus jadi pacar gue!" "Mimpi!" --- Cover Pict Credit By Canva. Jika ada kesamaan tokoh/alur/latar semua itu hanya kebetulan semata. Tidak ada unsur PLAGIAT dalam cerita ini. Murni 100% milik saya selaku penulis! Mari bersimbiosis mutualisme~ Terima kasih^^ Sitichoi_
Todos los derechos reservados
#224
seniorhighschool
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Kembang Desa
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status [END]
  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido