We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
KOMOREBI

KOMOREBI

  • WpView
    Reads 253
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 24, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Sesuatu pertanyaan terlintas didalam benak ku 'apakah dengan begelimangan harta seseorang bisa dikatakan bahagia?' mungkin kebanyakan menjawab 'iya' namun ada beberapa sisi yang menjawab 'tidak semua' , tentu yang menjawab itu termaksud aku sendiri. Namaku Aikawa Rei, aku blasteran Indonesia dan Jepang. Aku tidak bisa berkata bahwa ini merupakan takdir atau bukan. Tetapi, jika kita berbicara masalah takdir pasti kata-kata itu sudah direncanakan oleh sang pencipta lebih awal namun tetap saja kita tidak dapat mengetahuinya. Disuatu hari, aku bertemu dengan takdirku. Gadis yang begitu lusuh dan tak berdaya kini menjadi seperti suatu harta yang sangat berharga bagiku. mungkin agak berlebihan, tetapi dia bagaikan sinar matahari yang menyinari rembulan malam, dia benar-benar indah. Mungkin, suatu saat aku bisa membawanya pergi bersamaku. Kembali ke kampung halaman ayahku di Kobe bersama. Sekali lagi, mungkin ini agak berlebihan tetapi manusia memiliki cara pandang dan apa yang mereka suka masing-masing.
All Rights Reserved
#576
kata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • IF YOU
  • Jollie's Joy
  • New Destiny
  • Butterfly Effect
  • BERDANSA DENGAN MAUT
  • Insya Allah Jodoh
  • The Rainy Nights (END)

BLURB! Ternyata dunia ini benar-benar sempit. Luka lama yang kukira sudah sembuh, datang lagi tanpa aba-aba. Namaku Anita, seorang ibu tunggal yang berjuang membesarkan putriku, Audrey, sendirian. Aku pernah dikhianati dan kehilangan kepercayaan pada cinta, sampai dua pria datang bersamaan: satu dari masa lalu yang pernah menghancurkan, dan satu lagi yang menawarkan ketulusan baru. Kini aku harus memilih... Kembali pada cinta yang dulu melukai, atau membuka hati untuk yang baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines