Arah Jalan[On Going]

Arah Jalan[On Going]

  • WpView
    Reads 167
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Fri, Nov 26, 2021
(Sorry kalo banyak kesalahan soalnya masih belajar) Disaat dirinya berjuang untuk meyakinkan orang tuanya yang selalu meremehkan dirinya dan adik yang selalu mengompori orang tuanya agar terus terusan membuat aiza selalu disalahkan. Aiza gadis dengan segala cacian,makian,dan hinaan yang hampir setiap hari dialaminya.Dan kalian tau siapa yang melakukannya?tidak lain dan tidak bukan adalah KELUARGANYA SENDIRI, iya salah satunya adalah orang tuanya Kisah ini berisi tentang semua yang dialami aiza dengan keluarga yang selalu merendahkannya, pendidikannya, dan kisah cintanya. (Jangan lupa VOTE sama KOMEN ya)
All Rights Reserved
#241
kaptenbasket
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He's My Best Friend [END]
  • Black Moon
  • Reality Relationship{END}
  • REALITY [nathan]
  • Aisha Istri Gus Berandal
  • AZELLO [END]
  • Malik {New Version}
  • Their Love Story
  • Raiganta (Terbit)
  • Keysha Kesayangan Ketua

Sudah [Tamat] ⚠️HARAM PLAGIAT" Aku nggak pergi. Aku hanya ada di hati kamu untuk sekarang,besok,dan selamanya," "I love you, Aretha Nararsya. You are the only one and forever." Aretha teringat kembali memorinya dengan Kara dan masih mengingat dengan jelas tatap teduh dari cowok itu. dia tersenyum hangat. Kemudian berkata "I love you Saskara Arkana. You are in my heart for now and forever." Aretha menatap makam itu dengan senyum hangat, lalu dia berdiri kaget melih Alva dengan tatap kosong sambil menarik tangannya memasangkan sesuatu di tangannya. "Dari Kara. Jangan untuk selamanya sampai mendapatkan cinta yang sejati. Simpan baik baik jika telah menemukan cinta itu." "Ayo sekarang kita ke bandara," ajak Alva mengulurkan tangannya pada Aretha. Aretha menerima tangan Alva tanpa sadar air mata itu lolos dari pertahanan kelopak mata Aretha. Semeliar angin menerpa wajah seorang menangis tertahan, dia masuk kedalam mobil matanya masih tertuju pada gundukan tanah itu walaupun mobilnya sudah berjalan jauh. "Aku tunggu kamu kembali dengan versi yang berbeda." _Saskara Arkana Krismantara_

More details
WpActionLinkContent Guidelines