I m January

I m January

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 26, 2021
(FOLLOW SEBELUM MEMBACA) Menurut James, cinta hanyalah omong kosong belaka. Ia tak mempercayai bentuk cinta. Hanya ada sebuah guratan takdir yang hanya bisa mengubah semuanya. Seperti Camelia, yang selalu diam ketika semua orang menertawakannya. Kisah cinta yang begitu konyol. Namun ada rasa hangat dalam setiap perlakuannya. James hanya ingin bukti cinta itu hadir di hadapannya. Tanpa berpikir lama lagi, dan selalu membuatnya bahagia. James hanya punya Camelia, wanita satu-satunya yang berada di dalam hidupnya. Cinta yang penuh arogansi, konflik, dan drama yang selalu membuat semua orang muak melihatnya.
All Rights Reserved
#224
james
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUNGA KEMBALI
  • Our Marriage
  • Me Or You Chosen ||End √
  • TIMELESS CRUSH (REVISI)
  • Rakeyan (On Going)
  • Line Of Destiny
  • Married With CEO
  • BE(LIE)VE YOU ✓
  • Kala Senja Menyapa || FreenBecky

Mereka adalah saudara, mereka mencintai perempuan yang sama Malam itu, hujan turun dengan derasnya, membasahi jalanan yang sepi. Di balik jendela kamar yang temaram, seorang gadis duduk bersandar, matanya menatap kosong ke arah langit kelabu. Napasnya berat, pikirannya penuh. Hujan seakan mengerti perasaannya-dingin, gelisah, dan penuh ketidakpastian. Jauh di sudut kota, seorang pria berdiri di depan pintu apartemen, ragu untuk mengetuk. Tangannya mengepal, menggenggam sesuatu yang tak kasatmata-sebuah harapan, atau mungkin sekadar kenangan yang enggan ia lepaskan. Dulu, segalanya terasa sederhana. Kini, hanya ada jarak, kebisuan, dan perasaan yang tak lagi bisa mereka definisikan. Di tempat lain, seorang lelaki menatap bayangannya sendiri di cermin. Mata yang dulu penuh gairah kini menyimpan kehampaan. Cinta yang ia genggam dulu, kini terasa seperti pasir yang perlahan menghilang di antara jemarinya. Mereka bertiga, terikat oleh kisah yang tak pernah sederhana. Cinta, kehilangan, pengorbanan-semua bercampur menjadi satu dalam kisah ini. Dan malam ini, takdir mulai menuliskan babak terakhirnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines