Iringilah Langkahku Ayah

Iringilah Langkahku Ayah

  • WpView
    Membaca 39
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Sep 26, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
Seorang gadis bernama Aini tidak pernah merasakan kasih sayang dari seorang ibu sejak kecil. Namun, dengan penuh cinta dan kasih dia dirawat dan dibesarkan oleh ayahnya. Sampai pada suatu waktu, dia harus berpisah dengan ayahnya. Dia berharap bisa menemukan ibunya di perantauan, tetapi banyak sekali rintangan dan halangan di tanah rantau. Akankah dia menemukan ibunya dan mampukah menghadapi segala ujian di perantauan?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#272
keikhlasan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Angel To Raya (END)
  • Silence In Their Minds
  • Riuh Dalam Sunyi
  • Biarkan Aku Pergi
  • mandiri tanpa sosok ibu
  • Terluka Untuk Bahagia [ REVISI ]
  • RAPUH!
  • Sun Shine: The Our Star

Cerita ini menceritakan tentang wanita yang di nikahi bukan karena CINTA melainkan harapan. Ya, harapan akan sesosok malaikat kecil yang di impikan untuk melengkapi sebuah bahtera rumah tangga. Raya, nama yang menjadi kandidat Indra untuk calon ibu dari bayinya kelak. Bayi yang akan melengkapi kisah kasih pernikahannya dengan Maya wanita pemilik cintanya. Sementara itu Raya selalu menganggap Indra seperti Angelnya. Orang yang memberinya harapan baru dengan janji. Janji yang tak pernah ia tepati. Lalu apakah Raya akan menerima Indra? Apa selamanya ia hanya akan di jadikan yang kedua? Atau mencari Angel yang lain?? "Mengapa kau melamarku?" tanyaku menatap pada lelaki di depan. Lelaki yang sebulan lalu berhasil mengisi hatiku. Bahkan, sampai sekarang pun masih. "Aku telah mengatakannya, istriku yang memintamu. Ia ingin memiliki seorang anak dan ia tahu ia tak bisa memilikinya sendiri." "Maksudmu aku hanya kalian anggap sebagai sapi perah, begitu?" tanyaku sinis. "Tidak, tidak Raya. Tentu saja tidak." "Apa kau mencintaiku?" tanyaku mengalihkan topik. Sekilas aku melihat Indra menegang sebelum dengan cepat ia kembali menguasai diri. "Maaf, aku tidak mencintaimu, mungkin belum. Tetapi aku berjanji akan mencintaimu. Bagaimana apa kau mau menjadi istriku?" * * * Huhuhu. Penasaran Raya terima Indra atau gak? Cus, langsung di kepoin aja. Udah END loh!:()

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan