Cadarku Bukan Aib (Hiatus)

Cadarku Bukan Aib (Hiatus)

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 26, 2021
"TENTANG SEHELAI KAIN DIWAJAH" Menceritakan seorang gadis dengan pakaian syar'i dengan kain menutup wajahnya menjalani hidup di zaman modern yang mengharuskan menghadapi lika-liku kehidupan sehari-hari serta pertahanan mental yang dipermainkan oleh kata-kata. ASING DITENGAH KERAMAIAN Ketika imanku naik turun -Zahrana Bilqis ***** Follow sebelum baca 🌹 Jangan lupa vote & komen
All Rights Reserved
#66
bercadar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • Akad Cinta Raya
  • Ketulusan Nafisya (On Going)✔️
  • ALEAGAS [END]
  • After Meet You [ REVISI SELESAI ]
  • Awal hijrahku
  • Dia dan Doa
  • Takdir Sang Ilahi [END]
  • KINAN || END
  • SENJA UNTUK ALESHA

"Tentang hari ini Dik, seni mencintaimu harus ku akhiri dengan kesedihan dan kebahagiaan yang mendalam. Kau sudah menemukan kebahagiaan yang selama ini kau cari. Salut untukmu Mil, kamu perempuan hebat. Dan ku titipkan semua aksaraku padamu, sebagai bait kata yang menemukan penyair baru. Puisiku akan terus tumbuh, meski aku tak lagi dapat merangkainya" Kisahh ini bercerita tentang Anima, gadis cantik asal Solo yang sedang dalam tahap berhijrah. Ia bukan seorang pendosa. Namun, betapa susahnya istiqomah menjalani perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Terlebih lagi, hal yang lebih sulit dialaminya ketika keimanannya diuji oleh hadirnya sosok Andika Ahmad Firdaus dalam hidupnya. Teman SMA yang sedang menjalani pendidikan TNI. Seseorang yang hanya bisa dirangkul dari jauh tanpa bisa menyentuhnya. Memeluknya dalam hati, mencintai sendirian. Iman yang kokoh bahkan sesekali tersungkur, membuatnya lelah dan selalu dalam keputus asaan. Hingga pada akhirnya, melepaskan adalah sebaik-baiknya bentuk mengikhlaskan. Sebab jatuh cinta adalah takdir, mencintai adalah pilihan. Dan Anima telah memilih untuk mencintai dengan cara yang paling menyakitkan. "Akan ku kantongi kegagalanku hari ini. Tidak akan ku buang. Nanti akan ku lihat kembali ketika kemenangan sudah menghampiri." Hatiku yang berkata. Rancu. Setiap hari selalu rasa letih yang ku rasakan. Entah apa yang membuat aku setegar itu sampai saat ini. Hanya iman yang kumiliki. Ini adalah kisah muslimah yang merangkak menemui Tuhannya dalam cinta yang tak seharusnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines