FEYRA
  • WpView
    Membaca 6
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Mar 8, 2022
Cinta yang tak pernah bisa bersatu memang menyakitkan, itulah yang di alami oleh gadis bernama Feyra, yang saat ini sedang duduk termenung di bawah rintikan hujan sambil memandangi nisan yang ada di hadapannya. Nisan tersebut bertuliskan nama seseorang yang sangat dia sayangi "Bintang Zergan Alderald" . Lelaki yang telah mengisi hari-hari nya. Sekarang tugas Feyra adalah melupakan sosok lelaki tersebut dan memulai kehidupannya yang baru __________________________________________________________________________________________ Kita memang di takdir kan untuk bertemu namun tidak untuk bersatu ~Bintang Zergan Alderald Bayang-bayang tentang nya selalu terputar di ingatanku ku Tuhan, jika engkau tidak mengizinkan kami untuk bersatu, tolong hentikan, karena aku tidak mampu untuk kembali mengingat kepingan indah yang pernah kami jalani ~Thalitha Feyra Ananda
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • The Time
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan