Luka || Huang Renjun

Luka || Huang Renjun

  • WpView
    Reads 22,047
  • WpVote
    Votes 1,579
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Jul 16, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Pa? Ma? Jangan bangunin Renjun. Renjun mau istirahat,Renjun capek!!" Ucap Renjun kepada sang papa dan mama dengan wajah sayu. "Njun!!! Kenapa lo ga ngomong sama gua huh?!!" - Jaemin. "Kamu ga bakal ninggalin aku kan Junn" - Zheya. "Bangsat!! lo mau mati huh?!! gua bilangin sekali dua kali lo ga juga ngerti!! bosan hidup lo huhh?!!" teriaknya kepada Renjun sambil memukuli renjun yang sudah tergeletak dilantai dengan darah yang keluar dari berbagai tubuhnya. "Renjun capek!" Akankah LUKA itu bisa hilang dengan hadirnya sosok wanita bernama Zhe-ya Park? Ataukah LUKA itu akan tetap berlanjut?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm Not the Protagonist (Completed)
  • NCT [Nih Circle-nya Taeil] ✓
  • KISAH ♡Huang Renjun♡
  • I Am Not Boy
  • Perfect [Na Jaemin] [✔️]
  • Still with you 2  [ Revisi Dan Akan Di Bukukan ]
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • [END] Kamu Sekarang (이제 너) | NOREN
  • Rejjan - ZIO's PAPA!
  • Dear Renjun || Nct Dream

Dahyun sangat bersemangat membaca novel yang dia temukan di rumah kosong. Bukan hanya ceritanya yang seru, tapi karena nama dua karakter dalam novel tersebut. Im Jeongyeon dan Lee Dahyun. Namun dia tiba-tiba kehilangan minat setelah mengetahui bahwa dua karakter itu mati dengan mengenaskan di tangan protagonis. Dahyun menutup novel itu dan melihat ke arah Jeongyeon yang sedang sibuk dengan laptopnya. Dia tiba-tiba menjadi tertarik dan bertanya, "Hei, Jeong. Jika itu kau, bagaimana kau akan mengubah nasib tragismu?" Jeongyeon melirik Dahyun dan berkata, "Tidak pernah berhubungan dengan wanita itu." Dahyun tertawa terbahak-bahak, merasa bahwa ini adalah sesuatu yang bisa dilakukan Jeongyeon. Dia melambaikan tangannya dan berkata, "Jika itu aku, aku akan langsung menemuinya untuk meminta maaf dan bersujud di kakinya. Jika cara ini masih tidak berhasil, aku hanya bisa makan dan menunggu untuk mati." Jeongyeon tertawa dan kepalanya yang tegang mulai mengendur, "Kau benar-benar konyol. Mana mungkin kita bisa masuk ke dalam novel dan berpakaian seperti umpan meriam. Itu hanya omong kosong." Itulah hal terakhir yang di dengar Dahyun dari mulut Jeongyeon sebelum dia pergi ke kamar untuk beristirahat. Namun siapa sangka, begitu dia membuka matanya, Jeongyeon menemukan dirinya berada di tempat asing. Bahkan dia terbangun dengan posisi sedang membungkuk di atas seorang wanita, meraih sepasang pergelangan tangan ramping dengan tangan kanannya dan menarik tali jubah mandi dengan tangan kirinya. "Im Jeongyeon!! Tiba-tiba suara dingin terdengar di telinganya. Jeongyeon mengangkat kepalanya dan menemukan mata rubah yang dingin dan tajam. Wanita itu menatap dengan marah. "......" "Ayo kita bercerai!" Sial! Apa dia benar-benar masuk ke dalam novel?!

More details
WpActionLinkContent Guidelines