Story cover for ESPERANDO by risnasiregar09
ESPERANDO
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jul 28, 2021
Slow update

" Kak Andra, ini Zeera bawain bekal. Di makan ya!Soalnya Zeera udah kerja keras banget loh buatinnya" kata Zeera antusias memberikan bekal tersebut kepada Andra

" Waahh..Dedek gemoy gak bikinin buat kak Alif yang ganteng banget ini juga?" goda Alif yang berada di sebelah Andra

" Hehe maaf ya kak Alif, Zeera cuma buatin kak Andra doang, kapan-kapan deh ya Zeera bawain buat kak Alif" cengir Zeera dengan imutnya membuat Alif gemas

" Gue gak lapar. Buat lu aja" Sahut Andra menggeser bekal itu kepada Alif

" Loh, tapi kan itu bekalnya buat kak Andra bukan buat kak Alif" cemberut Zeera

" Gue bilang gue gak lapar!" ucap Andra dingin menatap tajam Zeera. Seketika suasana pun jadi mencekam

" Lo gak perlu bawain gue bekal kayak gitu. Gue bukan anak kecil yang mau makan aja harus di bekalin sama lo. Lo pikir dengan sikap Lo kayak gini bisa bikin gue suka sama lo gitu?  Gue udah bilang kan, jangan pernah berharap lebih sama gue Ra!!" ujar Andra datar dengan tatapan tajam menatap lurus kearah Zeera yang menunduk

" Tapi Zeera yakin kok kak Andra pasti bakalan suka sama Zeera" lirih Zeera tetap kekeh

" Dan Zeera bakalan tetap berusaha buat kak Andra suka sama Zeera, Zeera kuat kok, dan Zeera yakin endingnya nanti pasti happy" semangat Zeera memandang Andra dengan mata yang berbinar-binar membuat Andra tertegun melihatnya 

" Terserah Lo" datar Andra dan pergi dari kantin

√√√√√√√√√√√√√


" Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup. Dan yang paling pahit ialah berharap pada manusia" Ali Bin Abi Thalib
All Rights Reserved
Sign up to add ESPERANDO to your library and receive updates
or
#61andra
Content Guidelines
You may also like
DANADYAKSA by KumbangPolkadot
70 parts Complete
Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***
Stay (Away) by hazelaice
64 parts Complete
⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b
You may also like
Slide 1 of 10
AFIKA [ END✔ ] cover
Elvina [COMPLETED] cover
SamLova [Terbit] cover
DRABIA [END] cover
AKSENIO cover
DANADYAKSA cover
No Longer Mate cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
LOVE STORY QIANARRA cover
Stay (Away) cover

AFIKA [ END✔ ]

54 parts Complete

Cantik, pemberani, labil dan memiliki anger issues. Seperti itulah Afika di mata orang-orang. Suara hentaman, pukulan serta erangan sudah tak asing lagi di telinganya. Semenjak ia kenal dengan seorang pria bernama Sean, entah kenapa tiba-tiba saja Afika dihadapkan dengan banyaknya masalah. Namun di sisi lain, masih ada sosok Afkar yang dikenal sebagai cowok dengan penuh rasa sabar, ia terus berada di samping Afika baik dalam keadaan suka maupun duka. Ah, kalau bukan karena berhutang budi, Afkar juga enggan berurusan dengan gadis itu. "From now and on, your being my girlfriend, ok? Gue nggak terima penolakan, titik." "Lo itu lebih dari apapun di hidup gue, Fik. Jadi gak usah aneh-aneh deh, atau gue bakalan cepuin hal ini ke Bokap lo?" "Stress, pokoknya gue stress kenal lo semua! Gue muak!!!"