Story cover for Heartbeat by Dhy0_05
Heartbeat
  • WpView
    GELESEN 57
  • WpVote
    Stimmen 22
  • WpPart
    Teile 5
  • WpView
    GELESEN 57
  • WpVote
    Stimmen 22
  • WpPart
    Teile 5
Laufend, Zuerst veröffentlicht Juli 28, 2021
Denyut jantung yang sama membawa Orion kepada seseorang yang sudah lama ia cari. Namun, kenapa semuanya bisa berubah? Dia berbeda. Namun, apa pun itu, Orion harus membawanya kembali. Ia sudah terlalu lama menghilang. Kenangan buruk milik Orion menarik Gavrill masuk hingga hubungan pertemanan pun terjalin. Ketika sebuah fakta mulai terucap, Gavrill kehilangan kepercayaanya. Ia berlari dan berakhir berada di ujung keputusasaan dan pintu dunia terakhir.

"Tidak! Jangan menyerah kumohon," lirihnya jatuh terduduk, "detakmu sangat berharga untukku."
Alle Rechte vorbehalten
Melden Sie sich an und fügen Sie Heartbeat zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
#73heartbeat
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
TIME will TELL {On Going} von bLuE096r
15 Kapitel Laufend
"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡
Xagala von FanisaSibarani
14 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
Sosok yang tampaknya lahir ke dunia hanya untuk menghancurkan apa pun yang ia sentuh. Xakia tidak pernah bisa melupakan bagaimana tatapan mata itu berubah menjadi sesuatu yang lebih mengerikan pada malam jembatan. Bagaimana ia hampir kehilangan segalanya. Dan bagaimana semuanya berakhir dengan satu pukulan keras satu hantaman yang membungkam monster itu. Gala, pria yang muncul entah dari mana, adalah sosok yang penuh misteri. Setelah malam itu, Xakia mulai melihatnya lebih sering. Selalu di tempat-tempat yang tidak seharusnya ia ada. Selalu dalam situasi yang tidak bisa dijelaskan. Seolah-olah ia adalah bayangan yang mengikuti Xakia, seseorang yang tahu lebih banyak dari yang seharusnya. Sekarang, di bawah hujan yang mengguyur tanpa henti, mereka kembali bertemu. Xakia menatap Gala dengan mata yang penuh pertanyaan. "Kenapa kau selalu muncul? Apa yang kau inginkan dariku?" Gala menghela napas, menyapu rambut basahnya ke belakang. "Aku tidak menginginkan apa pun." Suaranya tenang, tapi ada sesuatu di baliknya sesuatu yang tidak Xakia mengerti. "Lalu kenapa kau memukulnya?" Xakia menatap tubuh yang tak bergerak di tanah, darahnya bercampur air hujan, mengalir menuju lubang drainase di pinggir jalan. Gala tidak langsung menjawab. Ia hanya menatap tubuh itu sejenak, lalu berbalik menghadap Xakia. "Karena jika aku tidak melakukannya, kau tidak akan pernah bisa lari." Ketegangan di antara mereka begitu pekat, seolah udara sendiri menahan napas. Lalu, sirene polisi mulai terdengar di kejauhan. Lampu merah dan biru berpendar di balik rintik hujan. Gala menatap Xakia dalam-dalam. "Kita harus pergi. Sekarang." Dan tanpa menunggu jawaban, ia menarik tangan Xakia, membawa gadis itu pergi dari malam yang akan mengubah hidup mereka selamanya.
            Between Me You And Her  von Nonacelsyy
21 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
🔥𝙅𝙖𝙪𝙝 𝙅𝙖𝙪𝙝 𝙥𝙡𝙖𝙜𝙞𝙖𝙩🔥 Diambil dari kisah nyata! 𝓒𝓮𝓻𝓲𝓽𝓪 𝓲𝓷𝓲 𝓶𝓮𝓷𝓰𝓪𝓷𝓭𝓾𝓷𝓰 𝓫𝓪𝔀𝓪𝓷𝓰 𝓭𝓪𝓷 𝓼𝓮𝓰𝓪𝓵𝓪 𝓾𝓶𝓹𝓪𝓽𝓪𝓷 𝓴𝓪𝓼𝓪𝓻. ✧─── ・ 。゚★: *.✦ .* :★. ───✧ Yang saat ini menjalani hubungan virtual mampir yuk barang kali kalian suka. Lapak cerita ini pas buat mewakili kalian yang sedang menjalani hubungan virtual atau sedang mengalami kisah cinta segitiga. ✧─── ・ 。゚★: *.✦ .* :★. ───✧ Vannia dihempaskan kenyataan yang tak pernah ia bayangkan. Kenyataan yang kini membuat hatinya kian patah dan hancur sehancur-hancurnya. Pada akhirnya virtual akan selalu kalah dengan seseorang yang selalu ada. Tak peduli seberapa besar perjuanganya, tak peduli akan ketulusannya, tak akan pernah ternilai di matanya. Virtual selalu dianggap tak nyata, namun sejujurnya itu hanya ada dalam pikiran yang begitu dangkal. Virtual bukan tak nyata namun hanya saja takdir belum mempertemukannya. Pada garis waktu, waktu yang terus berjalan. Di waktu yang tak terduga Bintang akan menghadapi sebuah pilihan. Pilihan yang membuat 1 hati kecewa yang begitu mendalam dan menghancurkan hati tak tersisa. Akankah pilihan Bintang kini telah benar adanya atau akan meninggalkan sebuah penyesalan yang tak berkesudahan? ✯¸.•'*¨'*•✿ ✿•*'¨*'•.¸✯ 𝙰𝚔𝚞 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚗𝚐𝚒𝚖𝚞, 𝚗𝚊𝚖𝚞𝚗 𝚜𝚊𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚞𝚕𝚊𝚑 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚝𝚞𝚓𝚞𝚊𝚗𝚖𝚞 𝚔𝚊𝚛𝚎𝚗𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚊𝚞 𝚒𝚗𝚐𝚒𝚗𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚍𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚎𝚗𝚓𝚊 - 𝚅𝚊𝚗𝚗𝚒𝚊
Mahligai Sunyi von AetherSerl
28 Kapitel Abgeschlossene Geschichte Erwachseneninhalt
Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.
Aksara Luka di Atas Janji von Scorpio_Real
24 Kapitel Laufend
Mengisahkan tentang Alina, seorang mahasiswa baru yang pemalu dan merasa terasing di Universitas Bintang Antariksa. Hari-hari ospeknya berubah menjadi neraka akibat perlakuan Orion, senior karismatik namun kejam, dan kelompoknya. Setiap tatapan dan ejekan Orion bagai luka yang terukir dalam benak Alina, membuatnya semakin menarik diri. Di tengah intimidasi yang terus menerpanya, satu-satunya cahaya bagi Alina adalah Lyra, sahabatnya yang ceria dan selalu ada di sisi. Namun, takdir memiliki rencana yang tak terduga. Seiring berjalannya waktu, di balik sikap dingin dan perundungannya, Orion mulai menunjukkan sisi lain dirinya kepada Alina. Ada tatapan yang tak lagi mengejek, sapaan yang tak lagi sinis, bahkan bantuan kecil yang terasa tulus. Perlahan, tanpa disadari, benih-benih perasaan aneh mulai tumbuh di hati Alina. Ia mulai melihat Orion bukan hanya sebagai sosok yang menakutkan, namun juga sebagai seseorang yang menyimpan kerapuhan. Perubahan sikap Orion membuat Alina memberanikan diri untuk membuka hatinya. Ia mulai percaya bahwa mungkin ada alasan di balik perlakuan Orion, dan mungkin, di balik topeng intimidasi itu, ada hati yang bisa ia raih. Namun, kebahagiaan Alina kembali terhempas ketika ia menyadari bahwa perhatian Orion yang tampak tertuju padanya ternyata memiliki arah yang lain. Bukan dirinya yang mampu meluluhkan hati Orion, melainkan Lyra, sahabatnya sendiri. Alina menyaksikan dengan hati hancur bagaimana Orion diam-diam menaruh perhatian pada Lyra. Senyum tulus yang dulu sempat ia kira untuknya, ternyata dipersembahkan untuk sahabatnya. Kata-kata lembut yang sempat membuatnya berharap, ternyata ditujukan pada orang lain. Alina terperangkap dalam labirin pengkhianatan dan patah hati. Dibuli oleh orang yang ia cintai, dan dikhianati oleh cinta yang bahkan belum sempat ia genggam sepenuhnya.
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 10
TIME will TELL {On Going} cover
Alam Byantara cover
Melihat Cinta dalam Gelap cover
Xagala cover
            Between Me You And Her  cover
Tentang Lionel : Cerita dari Catherina cover
Mahligai Sunyi cover
ANTARA DOA DAN RASA cover
A Scratch For Sanguinis [Orine] cover
Aksara Luka di Atas Janji cover

TIME will TELL {On Going}

15 Kapitel Laufend

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡