Invisible Memories

Invisible Memories

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 2, 2021
WpInfo
Fanfic
Supernatural
"kamu berubah,kamu tidak seperti yang dulu aku kenal.Sahabat yang selalu ada di sampingku" ucap Nana "Berubah? Aku?Sahabat? Hahahahha Hey!! Memangnya kamu siapa ? Kamu itu hanya lah anak pembantu yang dianggap anak sendiri oleh keluargaku" ucap Anna "Hiks..hiks kamu bukan Anna yang dulu" ucap Nana dengan menangis "Emangnya Anna yang dulu seperti apa? Bersikap manis ke lo? Nganggap Lo sahabat? Sorry ya tapi Anna yang sekarang nggak seperti itu" ucap Anna Nana yang mendengar perkataan Anna pun semakin sedih Gabriel yang kebetulan mendengar semua ucapan mereka pun terlihat tidak senang dengan ucapan Anna "Ann kamu nggak bisa ngomong kaya gitu sama Nana, dia itu sahabat kamu" "Iel berapa kali aku bilang dia nggak sahabat aku,aku nggak kenal sama dia" "Itu karena kamu lupa ingatan ,kalau kamu ingat suatu saat nanti kamu pasti akan menyesal"ucap Gabriel "Kalau emang dia sahabat aku ,aku pasti nggak akan benci sama dia walau aku lupa ingatan sekalipun" ucap Anna " Udahlah Iel nggak usah buat mood aku tambah hancur" sambung Anna lagi
All Rights Reserved
#850
memories
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines