Story cover for masa remaja  by Favifatwa
masa remaja
  • WpView
    GELESEN 26
  • WpVote
    Stimmen 5
  • WpPart
    Teile 1
  • WpView
    GELESEN 26
  • WpVote
    Stimmen 5
  • WpPart
    Teile 1
Laufend, Zuerst veröffentlicht Juli 29, 2021
Refa Adalah murid kelas 1 SMA yang baru saja masuk sekolah.
Pagi itu,Refa sedang dalam perjalanan dari rumah ke sekolah.tak lama dalam perjalanan Refa bertemu dengan kakak kelas yang pernah 1 SMP dengannya.
    
"Refa bertanya-tanya dalam hatinya.kok,?Seragam yang kakak itu pakai sama denganku".
     "Tanya Refa dalam hatinya."
    "Kakak itu pun menoleh ke belakang           dan memperhatikan Refa yang sedang berjalan di belakangnya."
   "Pada akhirnya Refa merasa kalau kakak itu memperhatikannya dan menyukainya padahal Bukan,hahaha Refa mulai kegenitan nih."
Tak terasa..Refa mulai sampai disekolah, dan..Akhirnya Refa sadar klo kakak yang tadi perhatikan sama satu sekolahan dengannya.
Refa pun langsung masuk kelas karna ini hari pertama dia masuk sekolah.
Tiba pun dikelas..Refa senang bertemu dengan teman barunya.
Tak lama setelah masuk kelas pertama pun di mulai Dengan memperkenalan diri, dan setelah perkenalan,,pelajaran pun dimulai.
    Istirahat pun di mulai !! Refa pergi ke kantin.
"Akan tetapi ?? Dia merasa kebingungan  ternyata Uang jajannya tidak cukup untuk membeli sesuatu di kantin."
Akhirnya Refa  pun kembali ke kelas lagi dan duduk termenung di bangkunya.
  " Jam istirahat pun habis dan jam pelajaran akan di mulai lagi."
Mulailah pelajaran selanjutnya.
    "Tak terasa jam pulang pun tiba." 
Refa pun pulang Dari sekolah menuju rumah akan tak terasa Pergi kesekolah.Tetapi di perjalanan Refa bertemu dengan kakak kelas tetapi Refa tidak bisa menyapanya karna masih ragu-ragu,akan tetapi kakak kelas itu menghampiri dirinya dan menyapanya"selamat sore adik kelas?Lalu rafa pun meninggalkannya tanpa membalas sapaan itu.
Alle Rechte vorbehalten

1 Kapitel

Melden Sie sich an und fügen Sie masa remaja zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
#28rasasuka
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
Tentang Aku, kamu, dan Putih Biru  von ily_skyyy
23 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
"kamu akan menjadi tokoh favorit ku di masa putih biru" -Thania Raqila Semesta. Thania Raqila semesta, seorang gadis cantik yang diam-diam menyimpan perasaan kepada sahabat masa kecilnya. Rafkha Bumi Saputra, sahabat Thania semenjak dia masih berusia 4 tahun.Rafkha di kenal sebagai seseorang yang sangat cuek, dan tidak kepada Thania, ia sangat perhatian kepada sahabatnya itu. Namun, semuanya berubah sejak mereka menduduki kelas 2 SMP ada seseorang yang bisa di bilang menggantikan posisi Thania. Rafkha menjadi lebih cuek kepada Thania dan dia berbicara hanya seperlunya jika tidak ada perlu dia tak akan berbicara kepada Thania. Thania menyadari atas perubahan sikap dari Rafkha, ia seringkali bertanya-tanya apa yang membuat Rafkha seperti ini? "besok berangkat bareng ya Than awas aja kalo duluan " "hahahaha iya besok bareng kok" "okay di tunggu ya" "eh than kamu sekelas sama temen main aku" "hah!? emang iya siapa? kan baru masuk jadi ga kenal siapa siapa" "ituu si raja, dia temen main aku. kamu ga kenal aku? kan kamu udah kenal aku. nih kenalan lagi ya, hai Thania aku Rafhka salam kenal ya." "ahahahhaha ga gitu juga kali, maksudnya belum kenal temen sekelas aku.Oke kenalan lagi ya hai Rafkha aku Thania salam kenal ya." "ahahahahahah udah udah besok bareng ya" "ahhaahahha iya iya besok bareng dadahh" ****** "Than maaf ya besok berangkat sendiri-sendiri dulu ya mau berangkat agak siangan" "kenapa gitu? " "hahah gapapa besok gausah di tungguin ya" " hmm yaudah" ***** "maaf berangkat sendiri ya" "oke" [Alangkah baiknya follow dulu sebelum baca]😉 ⚪start : 20 Desember 2023🔵 ⚠WARNING⚠ Mohon maaf jika ada kesamaan tokoh dan alur, karena itu mungkin ketidaksengajaan. Alur ini asli hasil pemikiran saya sendiri. Saya harap tidak ada yang menjiplak atau menirunya.
Namanya Intan (TAMAT) von PakBin23
30 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
​Rahman telah menemukan kedamaian, dan nama kedamaian itu adalah Intan. Ia adalah jangkar yang menahan Rahman dari masa lalu gelapnya. Perjuangan Rahman untuk mendapatkan Intan sangat luar biasa, karena Rahman selalu terlihat grogi dan mati kutu ketika harus berhadapan dengan Intan. Meski begitu, Rahman tetap menjalani hari dengan kedamaian. Namun, kedamaian itu berumur pendek. ​Sosok misterius-dibantu oleh seorang penguasa underground sekolah, Bobby-muncul membawa sebuah dendam yang sekaligus mengancam keselamatan Ibu Rahman. ​Terpojok dan tidak berdaya, Rahman dipaksa membuat pilihan paling kejam: Memasang topeng pengkhianat dan menghancurkan hati Intan. Ia harus mengucapkan kata-kata perpisahan yang dingin, menjauhkan Intan dari bahaya, meskipun itu berarti kehilangan satu-satunya sumber cahayanya. ​"Aku sudah bosan! Kamu terlalu baik! Aku tidak suka! ​Kini, ia hidup dalam kesendirian, dibenci oleh orang yang paling ia cintai. ​Namun, permainan itu meningkat drastis ketika Intan diculik. ​Rahman harus berpacu dengan waktu menuju gedung tua yang sunyi, siap bertarung sendirian. Tetapi, kejutan pahit menantinya: Pertarungan ini tidak hanya melawannya Bobby, tetapi juga melawan orang-orang yang ia lihat setiap hari. ​Siapakah wajah-wajah yang berbalik menusuknya? ​Dipaksa bertarung di tengah pengkhianatan yang tak terbayangkan dan dibantu oleh sahabat-sahabat yang ternyata menyimpan rahasia besar, Rahman harus berjuang demi membebaskan Intan. ​Mampukah cinta mereka bertahan dari pengkhianatan yang dipaksakan? Dan mungkinkah ancaman Bobby tentang Ibunya bukan sekadar gertakan, melainkan kunci dari konspirasi yang jauh lebih besar? ​Temukan jawabannya di setiap halaman, sebelum rahasia itu menghancurkan segalanya. (Lanjutan cerita ini akan di upload setiap hari sepulang kerja 😅🤣 sekitar Ba'da Ashar, jangan sampai ketinggalan)
Geo&Gia [END] von AsmaRenjana45
63 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
Ada yang bilang masa SMA adalah masa yang indah dan tidak terlupakan. Masa di mana kita punya banyak cerita, salah satunya tentang kisah cinta. Ada yang suka sukaan dengan teman sekelas, ada yang terpikat dengan pesona kakak tingkat, naksir sama ketos atau anak basket dan masih banyak lagi. Namun sayangnya hal-hal tadi tak pernah dirasakan oleh Giorgia Rosalyn hingga di tahun terakir masa SMAnya. Memiliki paras cantik tentu membuatnya jadi incaran banyak laki-laki. Namun belum ada yang berhasil mencuri hatinya. Setidaknya sampai pada suatu waktu di mana ia dipertemukan secara tak sengaja dengan seorang Geovano Allen Manuel. Teman satu sekolahnya yang sering ia dengar namanya namun belum pernah ia lihat wajahnya. Laki-laki itulah yang berhasil memikat hatinya untuk pertama kali. ***** "Lo nggak papa?" Suara itu membuat Gia mendengus tak suka. Nggak papa katanya? Jelas-jelas baru saja bola basket mengenai kepalanya. Catat ya! Bola basket bukan bola plastik yang ada di wahana bermain anak-anak. "Nggak papa gigi lo rontok? Bisa-- masyaallah jodoh gue" Gia yang tadinya akan mengomeli pelaku yang membuat kepalanya kliyengan ini mengurungkan niatnya begitu melihat sosok laki-laki tampan tinggi putih hidung mancung berdiri di depannya. "Sorry" ucapnya singkat jelas dan membuat Gia terpikat. Mulut Gia terdiam namun tidak dengan dalam hatinya. "Nggak bisa nih! Harus gue sikat pokoknya.... Maaf Kim Mingyu aku mau yang nyata didepan mata dulu, bismillah nawaitu get you" batin Gia berseru. *** Cover by pinterest
I L A L A N G ✔ (Tamat) von Nabers23
38 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
Satu Minggu sudah Reza tak nampak di sekolah . Setelah kejadian kemarin penyakit nya kambuh. "Kok Reza gak masuk2 ya? " tanya Nabila pada Ridwan ( kebetulan Reza dan Ridwan adalah sepupu) "Dia masih sakit karena kemarin itu " jawab ridwan " Oh ,memang separah itu ya?" tanya nya lagi " Entah bil ,gue juga kurang tau" jelas ridwan lagi nabila menggangguk " besok hari minggu kita ke rumah Reza yuk?" ajak nabila kepada teman2 nya " Oke, kumpul di rumah Gue ya " respon Arif karena memang rumah nya tidak jauh dari rumah Reza "Siap " jawab mereka kompak Bel pulang sekolah berbunyi murid2 berhamburan keluar karena mereka sudah di jemput orang tua masing2 "Eh ,gue tunggu di rumah ya ,bye" teriak Arif sembari bergegas keluar kelas "Siap bos" jawab yg lain nya kompak "Bil,gue pulang dulu ya ,dadah "kata murid 1 sambil melambaikan tangan nya di ikuti teman2 yg lain "Dadah " jawab nabila Iya, Nabila memang lebih memilih pulang terakhir karena yang pasti sekolah pun sudah sepi ,jadi tidak perlu berdesak2an Sekitar 15 menit,Nabila sudah sampai di rumah nya "Assalamualaikum" salam Nabila tidak ada jawaban karena memang rumah sepi saat siang hari . Nabila masuk rumah dan segera mengganti pakaian nya .bergegas pergi ke warung nenek nya di depan gang. Malam pun datang Nabila yg tengah duduk di teras rumah nya dengan beberapa buku bacaan ,tentu,karena nabila gemar membaca Tak lama Rizki datang "Lagi apa bil??" Sapa Rizki "Bisa kali salam dulu"jawab nabila ketus "Iya iya ,assalamualaikum nabila cantik,lagi apa?"goda rizki dengan sedikit tertawa "Rizki apaapaan si lo,waalaikumussalam,lagi baca2 aja,lo mau apa kesini ??tumben"kata nabila heran "Besok ke rumah arif gue ikut ya?sekalian mau jenguk Reza,please bil?rengek rizki "Iya iya ,besok jam 9:30 lo udah harus stand by di rumah gue"perjelas nabila "Oke tuan putri,besok gue tepat waktu kok,gue pulang dulu,assalamualaikum "kata rizki pergi meninggalkan nabila "Dasar aneh lu ki,waalaikumussalam"jawab nabila sembari memasuki rumah nya
DAMAR GRALINO [END] von nanaaa_piw
34 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
[BELUM DI REVISI] Damar selalu tahu bagaimana membuat orang lain tersenyum, tapi tidak semua senyuman berasal dari kebahagiaan. Hidup membawanya melewati banyak tempat-panti asuhan, jalanan yang tak pernah benar-benar ramah, hingga gerbang sekolah yang menjanjikan masa depan berbeda. Namun, tidak ada yang benar-benar berubah. Bayangan selalu mengikuti, sesuatu yang tertinggal di masa lalu perlahan menyeruak ke permukaan. Di antara kebisingan mesin dan jalanan malam, ia menemukan tempatnya-atau mungkin hanya persinggahan sementara. Di sana ada batas yang tak seharusnya dilintasi, ikatan yang tak sepenuhnya disadari, dan perasaan yang muncul di waktu yang salah. Seseorang yang dulu menekan, kini berdiri di persimpangan hidupnya, tanpa tahu bahwa mereka lebih dekat dari yang dikira. Sementara itu, ada yang datang dengan ketulusan, tanpa menyadari garis halus yang menghubungkan mereka. Dan di balik semua itu, kekuasaan dan kepentingan berjalan beriringan, menunggu saat yang tepat untuk menampakkan wajah aslinya. Pada akhirnya, Damar tahu ke mana semua ini akan bermuara. Tidak semua orang ditakdirkan untuk tinggal. Ada yang datang untuk memberi, lalu pergi meninggalkan jejak yang tidak akan pernah benar-benar hilang. HANYA ORANG YANG TELAH MEMBACA CERITA INI YG MENGETAHUI MAKNA DARI SETIAP KATA YG PENUH LIKA LIKU DI DESKRIPSI INI.! ~=~=~=~=~=~=~=~=~=~=~=~=~=~=~=~ JADILAH PEMBACA YANG BIJAK,GUE BAKAL SENENG KALAU KALIAN MAMPIR BUAT BACA,KALAU MAU RENDAHIN MINGGAT AJA,IYA GUE NGUSIR AUTHOR HANYA BUTUH DI SEMANGATIN DAN INGAT SETIAP ORANG PUNYA KARYA JANGAN DI BANDING-BANDINGIN SAMA CERITA GUE!!! #1 amar {9.11.2023} #9 damar{9.11.2023} #10 kebaikan {12.01.2024}
Don't Talk About Money von catheryn99
55 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 10
Mari Saling Bicara cover
Tentang Aku, kamu, dan Putih Biru  cover
Menyimpan Rasa (END) cover
Namanya Intan (TAMAT) cover
Geo&Gia [END] cover
AURORA cover
I L A L A N G ✔ (Tamat) cover
DAMAR GRALINO [END] cover
Possesive Playboy cover
Don't Talk About Money cover

Mari Saling Bicara

12 Kapitel Laufend

7th story Rasiana adalah gadis periang si pecinta buku dongeng. Selama bersekolah di SMA Garuda Jaya, tidak ada yang lebih mengasikan bagi Rasi kecuali duduk di meja paling belakang sambil membaca buku dongeng miliknya, tak jarang membiarkan guru menceritakan hal lain di depan kelas. Rasi pikir hal itu akan terus berlanjut hingga masa SMA nya usai. Namun, ada hal lain yang ternyata lebih seru. Buku dongeng Rasi tiba-tiba bersanding dengan buku falsafah milik Gemintang, murid baru yang bergabung dikelas mereka diawal semester satu, duduk bersama Rasi. Mulanya Rasi sangat senang. Siapa yang tidak senang duduk di sebelah cowok tampan? Tapi kebahagian Rasi langsung dipatahkan oleh sebuah kenyataan bahwa Gemintang tidak bisa bicara. Oh bukan, bukan tidak bisa, lebih tepat nya tidak mau. Pria itu tidak mau bicara pada siapapun, tidak juga pada guru. Gemintang tertalu dingin untuk disentuh. Terlalu beku untuk dicairkan. Beberapa kali diabaikan membuat Rasi pada akhirnya berikrar untuk tidak lagi berinteraksi dengan teman sebangkunya itu. Namun, satu fakta memilukan membuat Rasi berbalik arah. Dia yang awalnya menghindari Gemintang jadi mati-matian mendekati pria itu. Disanalah keseruan masa SMA Rasi benar-benar dimulai. Sekarang hiburanya tak hanya buku dongeng, ada Gemintang yang terlihat lebih benderang dimatanya. Lalu, mampukah Rasi memetik Gemintang yang terlampau jauh untuk ia jangkau itu?