-,' Orange ',-

-,' Orange ',-

  • WpView
    Odsłon 63
  • WpVote
    Głosy 7
  • WpPart
    Części 2
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja pt., lip 30, 2021
WpInfo
Fanfikcja
TOMORROW X TOGETHER (TXT)
Janji yang tertulis di pohon ternyata hanyalah sebuah ukiran lama yang gak bisa ditepatin, semua itu hanya kenangan manis yang gak bisa diulang kembali. Dua orang berbeda jenis kelamin tidaka akan pernah mengira kalau semua itu bisa terjadi, kehilangan salah satu sayap bukanlah keinginan mereka melainkan kehendak sang pencipta. Selamat datang penyuka fantasi dari pembuat cerita, kita sambut dalam satu kata 'Hai' ©kryyamit 2021
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#1
renryu
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Renjana [COMPLETED]
  • Magic Boy✔️
  • SeFakeT Squad | 00line
  • [√] Viel
  • SUNSHINE 2.0 ☀ NoHyuck ☀
  • OUR LAST SCENE [HAERYU FANFIC] [END]
  • 7DREAM | Transmigrasi Jeno ✓
  • Rembulan ; Na Jaemin [END]
  • Haykal dan Ceritanya || Haechan✨
  • Lembaran Buram | Shin Ryujin [END]

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści