Asa dan Cita

Asa dan Cita

  • WpView
    Membaca 129
  • WpVote
    Vote 12
  • WpPart
    Bab 12
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Des 31, 2024
Sedikit coretan hati yang dituang dalam sebuah tulisan singkat, bukan puisi indah dan bukan pula sebuah diksi maupun quotes. Menerangkan akan luka, angan dan cipta. Perkara hati dan emosi tak harus selalu diluapkan dengan berterus terang. Ada kalanya penyampaian diri bisa dalam berbagai banyak hal. Bertahanlah disaat ujian menghampiri sekalipun bertubi-tubi. Hingga pada akhirnya semua tentang waktu dan proses. Sometimes we have a bad "day" but not a bad life And the end we are "here" for keep moving forward 😊😊😊 A new part of this work updated anytime ✌💕 Cover : Picture by cha_chocolate Coloring book by cha_chocolate
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#80
duka
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Still The Same
  • KUMPULAN PUISI
  • Ketabahan Hati Aisyah [Revisi]
  • Diary Peri Keceriaan
  • Aksara Peniti Sejarah (SUDAH TERBIT)
  • Rangkaian Kata 2 (Completed)
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • SAJAK & PUISI PATAH HATI
  • Pernah Patah
  • LIFE TO HEAL

WARNING!! Adults Only! Terdapat banyak kata-kata kasar dan adegan kekerasan! Mohon bijaklah memilih bacaan. ** Ketika kau dikhianati oleh dua orang yang kau percaya sekaligus, orang yang dipercaya sebagai cinta pertamamu dan seseorang yang kau yakini sebagai cinta terakhirmu. Ketika aku yakin cinta adalah hal yang paling sempurna di dunia karena menghadirkan keluarga bahagia untukku dan adikku. Tapi kenyataan menamparku dengan keras saat tahu pria yang paling aku cintai dan hormati yang seharusnya ku panggil ayah memilih wanita lain dan meninggalkan ibuku, aku dan adikku dalam kehancuran. Kami dikhianati dan dibohongi. Dan ketika semua itu belum cukup menghancurkanku. Seorang lagi yang aku anggap akan ada di sampingku selamanya dan menopangku juga melakukan hal yang sama. Dia memilih bersama anak wanita penghancur rumah tangga orang tuaku, dan meninggalkanku. Di sana lah aku merasa asing dan melihat dunia seperti bahagia berperang menghianatiku. Yang ku tahu setelahnya tidak ada yang namanya cinta, itu hanya ilusi yang diciptakan manusia untuk menciptakan dunia penuh sandiwara. Kenyataan hanya obsesi dan napsu yang berkuasa. Kalau pun cinta ada, itu hanya dimiliki oleh mereka yang lemah. Dan, Aku? aku memilih untuk tidak menjadi lemah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan