MISTERI MEJA KERAMAT -  memory

MISTERI MEJA KERAMAT - memory

  • WpView
    LECTURAS 200
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, oct 10, 2023
menceritakan 8 remaja berjuang memecahkan misteri meja keramat, bagaimana kisah mereka dari awal hingga dapat memecahkan misteri meja keramat? Kepo? Baca saja. DI LARANG KERAS PLAGIAT, GUE COLOK MATA KALIAN YG MAU COPAS AWAS AE
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Penuh Luka (On Going)
  • 100%(on Going)
  • Penghuni Asrama
  • Gupta Vartā
  • JINGGA (Bab 1 s/d Bab 38) ENd ✔️
  • School Horror✔
  • SAVE YOURSELF : Terrible School (NC 18+) *TAMAT*
  • Dunia Kelabu
  • Petaka.17 •On Going•

No copas! Cerita ini hanya fiksi, hasil ide saya sendiri! Kisah ini tentang seorang gadis muda yang hidup dengan luka batin yang mendalam akibat ayahnya membiarkan ibunya untuk wanita lain. Luka ini tidak hanya mempengaruhi ibunya, tetapi juga dirinya sendiri. Ia tumbuh dengan perasaan tidak cukup baik, merasa bahwa dirinya tidak cukup berharga di mata ayahnya. Ia harus menghadapi setiap masalah dan ucapan dari ayah nya dan wanita pelakor itu. Namun, di tengah-tengah kesedihan dan kekecewaan, ia berusaha untuk bangkit dan menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri. Melalui perjalanan hidupnya, ia belajar untuk menerima keadaan dan memaafkan ayahnya, meskipun itu tidak mudah. Cerita ini adalah genre perjuangan, kesedihan, dan proses penyembuhan, serta bagaimana seseorang dapat bangkit dari keterpurukan dan menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri. ••• Dengan langkah cepat, Hendra menghampiri Melia yang melihat dirinya datar. "Apa yang kau lakukan, Melia?!" tanya Hendra dengan nada tingginya. Melia melirik pada Rina sebentar yang meringis kesakitan, lalu menatap Ayahnya lagi yang berada di hadapannya. "Ayah punya mata 'kan?" Melia bukan menjawab melainkan memberi pertanyaan. "Aku hanya berlatih melempar benda pada tempatnya kok," lanjutnya lalu melangkah pergi. "Melia!" Penasaran dengan alurnya? baca yok, jangan lupa follow dulu💋

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido