Senja Tenggelam DiSelat Bosphorus

Senja Tenggelam DiSelat Bosphorus

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 5, 2021
"Sama seperti senja yang hanya muncul sesaat, masalah dan kebahagian akan berakhir saling bergantian. Karena tidak ada yang abadi didunia ini termasuk aku dan kamu" Syania Nur Azizah gadis periang, yang sangat menyukai senja. karena sangat menyukai senja ia bermimpi untuk melanjutkan pendidikannya dikota turki istanbul . negeri yang menampilkan senja yang tenggelam di selat Bosphorus dengan indahnya. Masya allah. Akankah Syania mampu mempertahankan mimpinya dan melanjutkan sesuai yang diinginkan dan menemukan senjanya atau justru ia menyerah dan membiarkan luka itu bersarang dihatinya selamanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hukum Untuk Senja [Hiatus]
  • Naura & Lukanya
  • HANYA AKU DAN KAMU
  • KEPERGIAN SENJA
  • Cermin yang Retak tak Ingin di Benci
  • Nathalea
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Hiraeth || Huang Renjun (SUDAH TERBIT)

Mentari senjana Gadis kampung dengan segala cita cita nya, ia selalu berusaha keras agar apa yang ia ingin kan bisa ia dapat kan, namun apakah keberuntungan akan selalu memihak nya. Mentari adalah matahari yang indah dan bercahaya sinar nya merupakan semangat gadis itu untuk meraih segala nya, Senja. Semoga takdir nya seperti senja yang berakhir dengan sangat indah. Kesebatangkaraan terkadang selalu membuat nya sadar diri tapi ia percaya kata yang selalu ayah nya ucap kan untuk dirinya "ingat senja, tidak ada yang tidak mungkin". Yang ia punya mungkin hanya otak cerdas nya, dari segi ekonomi gadis itu bisa di bilang tidak cukup baik, ia bekerja dengan ayah nya di ladang saat hari Minggu cukup untuk makan dan kebutuhan rumah saja. Hidup dengan ayah nya membuat ia tumbuh menjadi wanita kuat, dan percaya diri. Bekal untuk ia menjemput mimpi. Seribu mimpi dan sejuta luka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines