JASA [TAMAT]

JASA [TAMAT]

  • WpView
    Reads 61,519
  • WpVote
    Votes 4,797
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadComplete Tue, May 10, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
JASA atau singkatan dari Jevan, Agel, Savier dan Agam. Mereka adalah 4 sekawan yang tidak pernah terpisahkan sejak dalam kandungan. Bertengkar, bercanda, gibah bahkan mandi bersama pun sudah sering mereka lakukan. Jangan tanya reputasi mereka disekolah, kadang baik, bandel, bikin mleyot, atau bisa juga bikin guru BK darah tinggi karena ulah mereka. Membaca cerita ini akan membawa kalian melihat bagaimana hubungan persahabatan mereka. Ada juga konflik kecil yang menghiasi kehidupan mereka. Semua akan dibahas disini. Mulai dari persahabatan, saudara dan hubungan darah. ### "WOY KALIAN!! NGAPAIN NGERUMPI MALEM MALEM DISANA?! MAU NGEPET YA LO PADA DIRUMAH GUE?!" Teriak seseorang dengan kencang mengagetkan mereka semua. Bahkan Savier sampai keselek susu strawberry nya. "Loh kok Agel bangun? Kita kan mau ngasih suprais buat Agel." Polos Jevan sambil menatap Agel. Agel yang sedang nangkring di jendela kamarnya langsung tersenyum lebar mendengar perkataan Jevan. "Ohh.... Kalian mau ngasih gue supris? Tunggu ya, gue buka kunci rumah dulu terus pura-pura tidur. Nanti kalian masuk aja ke kamar gue seolah-olah gue gak tau rencana kalian." Oceh Agel sambil mencoba turun dari jendelanya. "Oh iya, tenang aja nanti gue bakal akting pura-pura kaget gitu biar rencana supris kalian berhasil. Baik kan gue? Oh jelas baik. Agel gitu loh." Lanjutnya sebelum menutup jendela kamarnya. Jevan, Agam dan Savier menatap heran kearah Agel. Mana ada orang yang berulang tahun merencanakan kejutan untuk diri sendiri? ### Cerita ini hanya sebagai hiburan. Tidak ada konflik berat ataupun teori. Jadi yang sedang mencari cerita ringan silahkan baca.
All Rights Reserved
#5
jevan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • ADRIEL
  • My name is Steven ( End )
  • LOVE STORY QIANARRA
  • RAGARA [ on going ]
  • Ayesha Transmigration
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Baby Lele (On Going)
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • friendship dump

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25

More details
WpActionLinkContent Guidelines