(Putri) Menantu Kyai

(Putri) Menantu Kyai

  • WpView
    Reads 1,937
  • WpVote
    Votes 138
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 24, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Destined Love
Love Triangle
Second Chance
(Sequel 'Menantu Kyai') (On Going) "Yang kukira beban hanya ada di pundak saja, tetapi bertempat pada hati dan juga dada." Kisah ini jauh dari kata sempurna yang ditulis oleh seorang putri, banyak mulut bicara bahwa ia dilahirkan dari rahim seorang 'Menantu Kyai' yang tidak diharapkan. Lalu bagaimana dia menghadapi semua alur hidup yang terus membebani? Mampukah ia meluruskan benang kusut dari kisah orang tuanya, yang ternyata masih berkaitan dengan orang paling disegani di pesantren yang ia tempati? Dan apakah kisah cintanya semulus apa yang diharapkan? Bagaimana jika kisah menyakitkan orang tuanya terulang padanya? Apakah semua itu adalah hukum alam hingga tujuh keturunan? Langsung baca jika penasaran! Tidak akan ada kata menyesal jika sudah menyelam di dalamnya! Happy Reading, guys! @Listya12 💙 #Start171021
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Psikopat Digital? [End]
  • Wakafa Billahi Syahida [Surga Yang Berkhianat]
  • LENTERA KEABADIAN By Rawnaa
  • Badboy Milik Gadis Bercadar [TERBIT]
  • ALZEA
  • Takdir Sang Ilahi [END]
  • Takdir cinta berawal masjid ( TAMAT )
  • Kenapa Harus Dia? END ✔️

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines