Hidupku tenang, berkutat antara skripsi dan pekerjaan sampingan tak peduli normal atau tidak. Segalanya berubah saat Mas Wisnu enggan menikah sebelum aku. Calon istrinya terus mendesak pernikahan, membuatku nekat mencari suami pura-pura. Siapa sangka, dua teman Mas Wisnu, yaitu Dokter Arfan dan Pak Dosen David, justru menawarkan diri. Aku pikir semua akan berjalan sesuai rencana, tapi ternyata... Catatan : Cerita ini hanya fiktif belaka, ambil baik dan buang buruknya. Jangan membaca saat waktu ibadah. Terima kasih
Mais detalhes